Belajar ala 49 Siswa SMK IDN dengan Program Enam Bulan Backpacker ke 11 Negara
- VoxPop.co.id/Muhammad AR (Bogor)
"Siswa dan guru ini berpindah dari satu negara ke negara lain namun tetap ruang lingkup belajar, sehingga belajar mengajar dilakukan di penginapan maupun di tempat lain di negara tersebut. Di India kita tetap belajar, di Saudi kita tetap belajar, seterusnya, namun tetap juga melihat pendidikan di negara tersebut, kita datang ke sekolah-sekolah explore bagaimana pendidikan di India, kampusnya juga," paparnya.
Lanjut Pahlevi, karena berangkat dari latar belakang pondok pesantren boarding School, para siswa juga tetap belajar kurikulum seperti diniyah atau agama, kholaqoh Alquran, serta menyetor hafalan tahfidz Alqurannya.
Perjalanan Backpacker ini dipersiapkan secara matang dari jauh-jauh hari. Seperti tiket pesawat, penginapan, transportasi yang dalam persiapan ini dibantu oleh para mahasiswa asal Indonesia di negara-negara yang akan didatangi.
"Insya Allah di bulan Ramadhan ini kami akan mengeksplor lebih jauh bagaimana keunikan lokal tepatnya di negara Mesir di kota Kairo," imbuhnya.
Salin itu, siswa juga mengasah kemampuan akademik sehingga fasih mengunakan bahasa Inggris serta memiliki fisik yang kuat. Siswa juga telah menyiapkan proyek IT yang sudah terseleksi. Selama mengikuti program backpacker ini, siswa diwajibkan untuk menulis satu buku dan minimal vlog yang akan diupload ke akun Instagram.
"Karena ini kegiatan di luar negeri ya, karena harus mumpuni. Ketiga itu terseleksi mumpuni dan mencapai batas kriteria yang menjadi persiapan siswa-siswa yang ikut progam IDN Backpacker ini. Di Turki nanti siswa juga akan ujian pengambilan sertifikat IT," pungkas Pahlevi.
