Kisah Pilu Adhiramsyah Choesin Didiagnosis Fatty Liver Sejak Remaja, Begini Caranya Bangkit
- Instagram/@adhrrf
Selain mengubah pola makan, Adhiramsyah juga melakukan aktivitas fisik sebagai kebiasaan positif untuk mencegah fatty liver-nya kambuh lagi sekaligus mempercepat pemulihan. Pasalnya, saat itu badannya gemuk sehingga dokter tidak memprioritaskan untuk olahraga karena dikhawatirkan lututnya tidak kuat sehingga berpoetnsi menimbulkan masalah kesehatan lain.
"Fokus dulu perbaiki pola makan setelah badannya seimbang baru disuruh olahraga tapi olahraganya pun yang ringan, seperti jalan kaki, jogging, berenang yang tujuannya untuk maintenance aja," jelas Adhi.
Adhiramsyah berharap dari ceritanya dapat membangun kesadaran kepada semua orang yang merasa dirinya baik-baik saja untuk tetap memelihara (maintenance) kesehatan. Salah satu caranya menggunakan aplikasi kebugaran seperti Livewell by Zurich yang mengadopsi teknologi AI dalam memantau kesehatan manusia.
Menurut Adhiramsyah LiveWell by Zurich beda dari aplikasi kesehatan serupa. Aplikasi ini lebih friendly dan istri-able.
Lauching Aplikasi LiveWell by Zurich Indonesia
- VoxPop/Ayesha Puri
"Setelah aku menggunakan aplikasi LiveWell ini tidak sama sekali menakutkan seperti aplikasi kesehatan yang harus berapa kalori, harus berapa step. Ini aplikasi kehidupan gitu," tutur Adhi.
Aplikasi LiveWell mempunyai fitur unik yaitu pilihan musik yang sesuai dengan personal untuk menemani meditasi. Tak hanya itu, aplikasi kesehatan ini juga menyajikan konten artikel yang menarik. Tak sekadar aplikasi kesehatan, bagi Adhi aplikasi LiveWell adalah platform media sosial baru.
Tentunya dilengkapi fitur untuk memantau kesehatan, seperti menghitung kalori, jumlah konsumsi air, dan sebagainya. Kerennya, LiveWell aka memberikan pemberitahuan di pagi hari tentang kondisi kesehatan penggunanya.
