Puasa Makin Sehat! Begini Cara Ampuh Berhenti Merokok Mulai Ramadhan dan Seterusnya

Ilustrasi berhenti merokok
Sumber :
  • freepik

Jakarta, VoxPop – Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan kualitas spiritual, tetapi juga kesempatan emas untuk memperbaiki gaya hidup, termasuk menghentikan kebiasaan merokok

img_title Bea Cukai Gagalkan Peredaran 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Konsumsi rokok telah lama diketahui berkontribusi terhadap berbagai gangguan kesehatan serius, mulai dari penyakit pernapasan kronis hingga gangguan kardiovaskular seperti hipertensi, stroke, dan penyakit jantung koroner. Scroll lebih lanjut yuk!

Selain itu, rokok juga meningkatkan risiko kanker, mengganggu sistem reproduksi dan kehamilan, serta berdampak pada hilangnya produktivitas akibat hari kerja yang terbuang karena sakit.

img_title Puntung Rokok Diduga Jadi Biang Kerok Kebakaran Hebat Perusahaan Pengolahan Kayu di Gorontalo

Selama menjalankan ibadah puasa, seseorang dengan niat tulus dan motivasi kuat sejatinya sudah berlatih menahan diri dari merokok sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. 

Pola ini berlangsung konsisten selama satu bulan penuh. Kebiasaan menahan diri tersebut menjadi fondasi psikologis yang sangat kuat untuk melanjutkan komitmen berhenti merokok secara permanen setelah Ramadan berakhir.

img_title Petani Tembakau Khawatir Rencana Penyeragaman Kemasan Rokok Berdampak ke Industri

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, HM Subuh, memaparkan sejumlah strategi efektif yang dapat diterapkan masyarakat untuk menghentikan kebiasaan merokok.

Berikut ini adalah beberapa langkah efektif yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok, seperti dilansir dari laman Kementerian Kesehatan RI.

1. Berhenti Seketika (Cold Turkey)

Metode ini dilakukan dengan cara menghentikan kebiasaan merokok secara langsung dan total. Jika hari ini masih merokok, maka keesokan harinya berhenti sepenuhnya tanpa mengurangi secara bertahap. 

Cara ini dinilai memiliki peluang keberhasilan yang cukup besar, terutama bagi mereka yang memiliki tekad kuat dan dukungan lingkungan sekitar.

2. Metode Penundaan

Strategi ini dilakukan dengan menunda waktu merokok setelah berbuka puasa. Misalnya, pada hari pertama rokok pertama dihisap satu jam setelah berbuka. 

Hari berikutnya ditunda menjadi dua jam, lalu tiga jam, hingga akhirnya pada hari keempat atau sesuai target yang ditetapkan, berhenti sepenuhnya. Penundaan dapat dilakukan secara bertahap setiap satu atau dua hari, sesuai kesiapan individu.

3. Metode Pengurangan Bertahap

Cara ini dilakukan dengan mengurangi jumlah rokok yang dikonsumsi setiap hari secara konsisten hingga mencapai nol batang pada tanggal yang telah ditentukan. Misalnya, dari 10 batang per hari menjadi 8 batang, lalu 6 batang, dan seterusnya. 

Penting untuk menetapkan target waktu berhenti sejak awal dan memberitahukan kepada keluarga atau kerabat agar mendapat dukungan serta pengingat. 

Momentum seperti 17 Ramadhan atau malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir dapat dijadikan titik awal komitmen.

Manfaat berhenti merokok dapat dirasakan dengan cepat. Dalam 20 menit setelah berhenti, tekanan darah dan denyut jantung mulai membaik. 

Dalam jangka panjang, jika seseorang konsisten berhenti selama 15 tahun, risiko penyakit jantung dan stroke dapat menurun hingga setara dengan mereka yang tidak pernah merokok.

Dengan demikian, Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum transformasi kesehatan. 

Disiplin yang terbangun selama berpuasa menjadi modal berharga untuk memulai hidup yang lebih sehat, produktif, dan bebas dari ketergantungan rokok.

Bea Cukai Madura gagalkan pengiriman rokok ilegal ke Timor Leste

Razia Jasa Pengiriman, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Puluhan Bal Rokok Ilegal ke Timor Leste

Bea Cukai Madura, Jawa Timur, gagalkan pengiriman rokok ilegal tujuan Timor Leste, dalam operasi gabungan bersama pemerintah kabupaten di empat kabupaten di Pulau Madura.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut