5 Fakta Parag Agrawal, Pria Asal India yang Jadi CEO Twitter

Parag Agrawal
Sumber :
  • Tangkapan Layar

VoxPop – Parag Agrawal saat ini tengah menjadi perbincangan hangat warganet, khususnya pengguna Twitter. Karena ia saat ini sudah menjabat posisi pimpinan Twitter Inc setelah sang CEO, Jack Dorser mundur dari jabatannya pada Senin, 29 November 2021. Karyawan senior dalam jejaring sosial microblogging ini sebelumnya menduduki posisi sebagai Chief Technology Officer. Penetapan Agrawal untuk menempati posisi CEO Twitter yang baru memperlihatkan bahwa perusahaan sudah memilih orang teknik sebagai prioritasnya.

img_title Tes Insolvensi Wajib Dinilai Mampu Lindungi Perusahaan Sehat dari Pailit Prematur, Begini Penjelasannya

Walaupun namanya tidak seterkenal Jack Dorsey, untuk orang luar Twitter. Tapi, Agrawal telah bekerja untuk Twitter lebih dari satu dekade. Parag Agrawal bekerja di Twitter sejak tahun 2011 silam. Ia lebih berfokus bekerja dalam produk periklanan Twitter. Bahkan, dirinya adalah karyawan pertama Twitter yang memperoleh jabatan sebagai Distinguished Engineer. Nah, berikut adalah fakta menarik mengenai sosok Parag Agrawal yang menduduki CEO baru Twitter.

Lantas, Bagaimana Fakta Menarik Parag Agrawal yang Menduduki CEO Baru Twitter?

img_title 5 Profesi Baru dengan Gaji Menarik, Ada Peluang Karier dengan Masa Depan Menjanjikan

Bergabung dengan Twitter

Ia bergabung bersama dengan Twitter sebagai insinyur perangkat lunak dan sudah bekerja di perusahaan tersebut lebih dari satu dekade. Dia juga kemudian diangkat menjadi CTO pada Oktober 2017 lalu. Agrawal mengawasi tentang strategi teknis Twitter dan juga bertanggung jawab terhadap peningkatan kecepatan pengembangan perangkat lunak sembari mengoptimalkan pemakaian pembelajaran mesin di perusahaan.

img_title Profesi Programmer dan Software Engineer di Era AI, Masih Menjanjikan atau Mulai Tergeser?

Project Bluesky

Dari bulan Desember 2019, Agrawal juga sudah bekerja di Project Bluesky, salah satu tim independen yang terdiri atas arsitek, insinyur, dan desainer open source untuk melawan informasi yang mencelakakan Twitter. Bluesky berusaha mengenalkan teknologi terdesentralisasi baru, gagasan bahwa Twitter akan jadi klien Blusky dan kemudian membangun kembali platform mereka di atas standar.

Eks Microsoft dan Yahoo

Sebelum bergabung bersama Twitter, tepatnya pada tahun 2006 silam, Agrawal sempat bergabung bersama dengan Microsoft untuk penelitian singkat sekitar empat bulan. Selain itu, pria yang berusia 37 tahun tersebut juga pernah mengisi posisi sebagai peneliti di Yahoo dan AT&T. Baru kemudian tahun 2011 ia pindah ke Twitter. Selama 10 tahun di Twitter, kiprahnya tidak main-main.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut