Google Mau Pecat 10.000 Karyawan

Google.
Sumber :
  • Getty Images

VoxPop Tekno – Perusahaan induk Google, Alphabet dilaporkan bersiap untuk memberhentikan sekitar 10.000 karyawannya yang 'berkinerja buruk', menurut sebuah laporan.

img_title Angka PHK Meningkat, OJK Pastikan Belum Ada Dampak Sistemik ke Industri Dana Pensiun

Sistem manajemen kinerja baru perusahaan dapat membantu manajer memecat ribuan karyawannya yang berkinerja buruk mulai awal tahun depan, menurut laporan The Information.

Di bawah sistem baru, para manajer dilaporkan telah diminta untuk mengkategorikan enam persen tenaga kerja Alphabet –setara dengan sekitar 10.000 karyawan– sebagai karyawan yang berkinerja buruk.

img_title Terkena PHK? Ini 21 Ide Bisnis yang Bisa Jadi Sumber Penghasilan Baru, Bisa Dimulai dengan Modal Minim

Sistem ini juga dapat mengurangi jumlah insentif dan stock award yang diberikan kepada karyawan, sebagaimana dikutip dari situs The Independent, Rabu, 23 November 2022.

Perusahaan menghadapi beberapa tantangan tahun ini, mulai dari dampak pandemi hingga inflasi yang merajalela.

img_title Dasco Kawal Kesepakatan Tripartit, Pastikan Tak Ada PHK di Streamlining Telkom

Alphabet menunjukkan penurunan laba 27 persen pada kuartal ketiga dibandingkan tahun lalu, dengan penghasilan dan pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan.

Google Doodle Mangkuk Ayam Jago.

Photo :
  • Google

"Jelas kami menghadapi lingkungan makro yang menantang dengan lebih banyak ketidakpastian di masa depan,” kata Kepala Google Sundar Pichai pada bulan Juli.

Dia telah mendesak karyawan selama bulan-bulan sebelumnya untuk meningkatkan produktivitas.

“Dengar, saya harap kalian semua membaca berita secara eksternal. Fakta yang Anda tahu, kita menjadi sedikit lebih bertanggung jawab melalui salah satu kondisi ekonomi makro terberat yang sedang berlangsung dalam dekade terakhir, saya pikir penting bahwa sebagai sebuah perusahaan, kita bekerja sama untuk melewati saat-saat seperti ini,” katanya dalam pertemuan dengan karyawan.

Awal tahun ini, dia memperkenalkan upaya yang disebut Simplicity Sprint sebagai tanggapan atas kekhawatiran bahwa produktivitas perusahaan secara keseluruhan tidak sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah karyawan yang dimiliki.

Pada bulan Juli, dia meminta karyawan dalam memo internal untuk lebih berwirausaha dan menunjukkan urgensi yang lebih besar, fokus yang lebih tajam, dan lebih 'lapar' daripada hari-hari biasanya.

Ilustrasi buruh garmen

Kemenperin Ungkap Penyebab Ancaman PHK 1.500 Pekerja Garmen di Jateng, Bukan karena Serbuan Impor

Kemenperin menjelaskan dugaan ancaman PHK sekitar 1.500 pekerja garmen di Jawa Tengah dipicu karena turunnya pesanan ekspor, bukan akibat banjir produk impor.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut