Pria Ini Punya 180 Anak dari Donor Sperma tapi Kok Masih Single?

Pendonor sperma asal Inggris, Donor Joe, yang punya 180 anak.
Sumber :
  • Instagram @joe_donor_uk

Inggris – Seorang pendonor sperma di Inggris yang dikenal sebagai Donor Joe tengah menjadi perbincangan hangat di berita karena kontribusinya yang luar biasa dalam membantu wanita hamil

img_title Gegara Ajak Anak Dibawah Umur Promosikan Liquid Vape, Bigmo Kembali Berurusan dengan Polisi

Menariknya, meskipun telah membuahi hampir 200 wanita dan memiliki lebih dari 180 anak, pria berusia 51 tahun ini mengaku kesulitan menemukan pasangan hidup alias masih single. 

Pendonor sperma asal Inggris, Donor Joe, yang punya 180 anak

Photo :
  • Instagram @joe_donor_uk
img_title Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

Dikenal juga sebagai "malaikat utara," Joe melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk memberikan bantuannya kepada wanita yang ingin memiliki anak. Meskipun tidak menerima bayaran, Joe menganggap dirinya sebagai pejuang untuk membantu wanita yang sulit hamil.

Prosesnya dimulai ketika seorang calon ibu menghubunginya melalui media sosial. Joe menanyakan beberapa informasi dasar dan siklus menstruasi sebelum menentukan tanggal untuk pembuahan. Wanita tersebut dapat memilih metode inseminasi, baik buatan, parsial, atau alami.

img_title Bigmo Promosi Vape ke Anak di Bawah Umur, Sahroni: Harus Ditangkap!

Meskipun menciptakan banyak kebahagiaan bagi wanita yang ingin menjadi ibu, namun Joe masih menghadapi kesulitan menemukan pasangan hidup. Ia mengklaim bahwa banyak orang cemburu dengan gaya hidupnya yang unik ini, di mana ia telah membantu begitu banyak wanita untuk menjadi ibu.

Pendonor sperma asal Inggris, Donor Joe, yang punya 180 anak

Photo :
  • Instagram @joe_donor_uk

"Sangat sulit menemukan seseorang yang dapat mentolerir gaya hidup ini," kata pria asal Newcastle in kepada The Sun tentang ketidakmampuannya menemukan cinta, dikutip pada Rabu, 27 Desember 2023. 

Kendati belum menemukan cinta sejatinya, Joe tetap optimis dan berharap untuk menemukan seseorang yang dapat menerima dirinya apa adanya. Sementara itu, fokus utamanya tetap membantu wanita yang kesulitan hamil secara alami.

Meski kritik bermunculan dan beberapa pihak menilai tindakannya berisiko bagi kesehatan dan keselamatan wanita serta anak-anak yang dilahirkan, Joe terus menganggap bahwa kesejahteraan anak-anak yang dilibatkannya adalah prioritas utama. 

Meski ia melakukan banyak perjalanan dan membantu banyak wanita, ia berusaha menjaga koneksi dengan anak-anaknya baik melalui komunikasi online maupun bertemu secara langsung. 

"Dari 180 anak saya, saya sudah bertemu dengan lebih dari 60," katanya. "Ada beberapa anak yang saya temui setiap hari, dan ada beberapa anak yang sering saya bicarakan melalui WhatsApp,” ungkapnya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut