Air Mata Wanita Membuncah, Begini Efeknya ke Pria

Ilustrasi wanita menangis.
Sumber :
  • Freepik

VoxPop Tekno – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh ahli mengungkapkan bahwa melihat atau ‘mencium’ air mata seorang wanita saja, ternyata dapat mengurangi agresi pria hingga lebih dari 40 persen.

img_title Pelaku Mutilasi di Depok Ternyata Tukang Piscok di Stasiun Pocin! Jual Motor Korban Usai Beraksi

Penelitian yang dikumpulkan oleh Weizmann Institute of Science, menunjukkan dampak mengejutkan dari air mata wanita terhadap pria.

Para ahli menyatakan bahwa terdapat senyawa kimia yang ditemukan dalam air mata manusia yang menciptakan sinyal yang mengurangi aktivitas di dua wilayah otak terkait agresi kaum Adam.

img_title Ini Alasan Pelaku Mutilasi di Depok Potong Tubuh Korban dan Buang Kakinya ke Sungai

Untuk penelitian ini, para peneliti harus mengumpulkan air mata saat mereka membasahi wajah para wanita, yang dihasilkan dari menonton film sedih.

Eksperimen tersebut melibatkan 31 pria yang memainkan permainan komputer yang menyebalkan yang secara tidak adil mengurangi poin pemain dan memicu respons agresif di dalam diri mereka.

img_title Identitas Pria yang Dimutilasi Dalam Karung di Depok Akhirnya Terbongkar

Ilustrasi wanita/sedih.

Photo :
  • Freepik/freepik

Kelompok tersebut kemudian mengendus larutan garam atau air mata wanita, sebelum diusap dengan tetesan yang sama yang menempel di bibir atas mereka.

Perilaku agresif pria dalam bentuk retribusi ternyata 43,7 persen lebih rendah ketika pria mengendus air mata perempuan dibandingkan dengan larutan garam, menurut penelitian tersebut.

Pemindaian otak lebih lanjut juga mengungkapkan bahwa dengan ‘mengendus air mata', memiliki konektivitas yang lebih fungsional antar wilayah yang menangani bau dan agresi, sementara aktivitas di area agresi, lebih rendah. “Pengurangan agresi sangat mengesankan bagi kami, yang tampaknya nyata,” kata Noam Sobel, profesor neurobiologi di universitas tersebut dan yang memimpin penelitian tersebut, melansir New York Post Health, Senin, 22 Januari 2024.

“(Kemungkinan) apa pun yang menangis sebenarnya (bisa) menurunkan agresi,” lanjutnya.

Penelitian sebelumnya yang dilakukan di laboratorium Sobel menemukan bahwa mengendus air mata perempuan juga menurunkan testosteron laki-laki, tetapi tidak jelas apakah hal ini memengaruhi perilaku.

Hal ini terlihat jelas ketika melihat hewan, dimana tikus mondok yang digunakan sebagai hewan percobaan diketahui menutupi dirinya dengan air mata untuk melindungi diri dari penyerang, kata penelitian tersebut.

Meskipun Sobel mengakui bahwa bahan kimia dalam air mata kemungkinan besar tidak berdampak besar pada interaksi sosial orang dewasa, ia menambahkan bahwa komposisi air mata mungkin telah berevolusi untuk melindungi bayi yang rentan. “Bayi tidak bisa mengatakan: 'Berhenti bersikap agresif terhadap saya'. Kemampuan berkomunikasi mereka sangat terbatas, dan mereka juga tidak berdaya,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut