Punya Kedekatan sama BIN dan BAIS TNI, Apa Saja Tugas PDSI

Logo Badan Intelijen Negara (BIN).
Sumber :
  • Instagram / binofficial_ri

VoxPop Tekno – Kepala Pusat Data dan Sarana Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika ((PDSI Kemenkominfo) Irawati Tjipto Priyanti menyampaikan bahwa PDSI antara lain bertugas menjaga keamanan siber dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan berskala internasional di dalam negeri.

img_title Hendropriyono Minta Publik Waspada Adu Domba Sesama Anak Bangsa

"Kita biasanya setiap ada acara internasional kita buat posko tersendiri, yang mana di situ semua pemangku kepentingan boleh berkoordinasi dengan kita untuk mengetahui apa saja misalkan kendala-kendala yang terkait keamanan siber," kata Irawati di Jakarta, Jumat, 7 Juni 2024.

Ia mengatakan bahwa tugas utama PDSI adalah memastikan keamanan siber di pusat media, yang sering kali menjadi target serangan siber.

img_title Nyawa Saldo Rekening Anda Terancam AI

Menurut dia, keamanan siber di pusat media sangat penting karena biasanya banyak jurnalis lokal maupun internasional yang menggunakan fasilitas tersebut.

Apabila ada satu saja jurnalis yang perangkatnya terserang virus atau malware, menurut dia, maka dampak serangan dapat secara cepat menyebar sehingga berpotensi mengganggu jalannya acara. PDSI berusaha memastikan server, jaringan, dan stasiun kerja yang digunakan oleh para jurnalis di pusat media aman dari serangan siber.

img_title Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kepala BAIS TNI

"Biasanya panitia menyiapkan PC-PC atau laptop di media center, yang itu jumlahnya bisa ratusan, dan setiap laptop atau PC yang disediakan tersebut kita pasangkan agenlah untuk keamanan sibernya di sana. Jadi, kita instal keamanan sibernya, sehingga pada saat peserta jurnalis datang itu sudah aman," katanya, seraya menjelaskan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pokja Infrastruktur Informatika PDSI Suhartono mengatakan, salah satu ancaman yang sering dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan berskala internasional adalah upaya pencurian data kredensial, termasuk data paspor dalam registrasi delegasi.

Oleh karena itu, PDSI berusaha memastikan data-data yang diunggah secara daring terlindungi dengan baik. Selain melakukan pencurian data, penyerang juga sering menggunakan metode serangan Distributed Denial of Service (DDoS) secara volumetrik.

Serangan siber ini ditujukan untuk membanjiri sistem dengan lalu lintas palsu sehingga akses pengguna sah ke situs web menjadi terhambat. Walaupun tidak merusak informasi atau transaksi elektronik secara langsung, dampak serangan ini bisa sangat merugikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut