Murmansk-BN: Jammer Canggih Rusia di Balik Rontoknya Starlink Elon Musk di Langit Iran

Elon Musk meluncurkan layanan internet satelit Starlink di Denpasar, Bali, Minggu, 19 Mei 2024.
Sumber :
  • (AP Photo/Firdia Lisnawati)

Jakarta, VoxPopIran dilaporkan memanfaatkan teknologi militer Rusia berupa perangkat pengacau sinyal khusus yang sukses mengganggu 80 persen lalu lintas unggah dan unduh Starlink di negara itu.

img_title Putra Mahkota Arab Saudi Khawatir soal Rencana Serangan AS ke Iran

Gangguan ini menargetkan sinyal GPS yang diandalkan oleh terminal Starlink untuk terhubung dengan satelit.

Sementara itu, beberapa unggahan di media sosial memaparkan teknologi militer Rusia yang dipakai Iran, di antaranya Murmanks-BN.

img_title Prediksi Prabowo: Perang Rusia-Ukraina Lebih Lama dari Perang Dunia II

Murmansk-BN electronic warfare system (EWS) lengkapnya, secara khusus disiapkan untuk menghadapi serangan jet tempur stealth F-35 Lightning II.

Mengutip situs Ram Reports, Iran telah menggelar beberapa sistem peperangan elektronik jarak jauh buatan Rusia, termasuk Murmansk-BN, di lokasi-lokasi strategis di seluruh negeri.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

Murmansk-BN diklaim sebagai salah satu sistem jammer terkuat Rusia, perangkat ini dapat melakukan pengintaian radio, mencegat, dan menekan sinyal musuh di seluruh jangkauan gelombang pendek, dengan jangkauan operasional hingga 5.000-8.000 kilometer.

Murmansk-BN electronic warfare system juga dapat dikerahkan dalam 72 jam, komponen perangkat ini mencakup beberapa tiang antena yang dipasang di kendaraan yang menggunakan platform truk dan trailer Kamaz, yang masing-masing punya panjang 32 meter, dan dapat meng-cover area seluas 640.000 km persegi.

Murmansk-BN electronic warfare system bukan hanya sistem peperangan elektronik (EW) terkuat di militer Rusia, tetapi juga salah satu yang tercanggih di dunia.

Sistem ini dapat mengganggu dan mencegat sinyal radio, GPS, komunikasi, dan sistem satelit musuh, sehingga membuat amunisi “pintar” dan sistem drone menjadi buta alias tidak efektif.

Murmansk-BN adalah sistem peperangan elektronik yang dikembangkan oleh perusahaan Rusia KRET, yang ditujukan untuk pengacauan komunikasi jarak jauh.

Sistem ini mulai digunakan pada 2014 dan dirancang untuk mengganggu (jamming) komunikasi satelit militer dengan frekuensi tinggi milik NATO dan Amerika Serikat (AS).

Sistem tersebut dianggap sebagai jammer terkuat Rusia saat ini dan telah diekspor ke negara Sekutu seperti Iran.

Laporan Forbes menyebut pendekatan "kill switch" yang dilakukan Iran menelan biaya US$1,56 juta atau Rp24 miliar per jam.

Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih

Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah Teheran dan negara di Timur Tengah meminta waktu selesaikan kesepakatan damai.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut