Tips Bikin Temperatur Rumah Lebih Adem di Tengah Cuaca Panas
- Freepik/schantalao
VoxPop Lifestyle – Berdasarkan informasi yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagian besar negara-negara di Asia Selatan terdampak gelombang panas atau heatwave. Di Indonesia, suhu maksimum harian tercatat mencapai 37,2°C di stasiun pengamatan BMKG di Ciputat, meskipun secara umum suhu tertinggi yang tercatat di beberapa lokasi berada pada kisaran 34°C-36°C. Hingga kini cuaca panas masih sangat terasa di Indonesia, pada 5 Mei 2023 lalu BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpeluang melanda sebagian wilayah.
Secara karakteristik fenomena, suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya. Secara klimatologis, dalam hal ini untuk Jakarta, bulan April, Mei-Juni adalah bulan-bulan di mana suhu maksimum mencapai puncaknya, selain Oktober-November.
Untuk menghadapi cuaca panas yang melanda, BMKG menghimbau agar masyarakat tidak panik dan tetap waspada. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan:
Ilustrasi cuaca panas.
- U-Report
- Cegah dehidrasi dengan minum air putih yang banyak, jangan menunggu hingga haus
- Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, gunakan topi atau payung serta gunakan sunscreen ketika beraktivitas di luar rumah
- Memakai baju berbahan ringan dan longgar
- Atur menu makanan, perbanyak sayur dan buah
- Membuat kondisi di dalam rumah menjadi sejuk
Cuaca panas yang melanda belakangan ini membuat suasana rumah, sebagai tempat berkumpul bersama keluarga, menjadi tidak nyaman dan gerah. Salah satu solusi mewujudkan kondisi di dalam rumah menjadi nyaman adalah dengan menggunakan
Heatgard cat pelapis penolak panas pertama di Indonesia yang dapat menurunkan suhu permukaan yang dilapisinya 10°C-20°C.
Heatgard ini sangat cocok diaplikasikan pada bidang Perhatikan penyebab utama panas dalam rumah, pada bidang ekspos seperti dinding samping dan atap rumah. Dinding samping terutama pada rumah hoek (rumah pojok atau rumah sudut) merupakan bidang yang cukup luas dan bisa terjemur sinar matahari hingga 6 jam, kadang kala panas pada dinding tersebut juga dapat tersimpan hingga malam hari. Selain dinding samping, atap metal yang posisinya paling atas dari bagian rumah merupakan bahan material yang menyerap panas dan meneruskan panas tersebut ke dalam rumah.
