Cerita Bule Mualaf Dihina Habis-habisan oleh Sang Ayah
- YouTube Osmanli Media
"Jadi saya mulai sholat lima kali sehari misalnya dengan cara yang sangat menantang. Saya mulai sholat satu minggu satu kali, minggu kedua dua kali, minggu ketiga tiga kali, minggu keempat dan seterusnya," kata dia.
Dia menambahkan bahwa, selama dirinya solat lima waktu, itu seperti oksigen baginya. Dia pun tidak dapat membayangkan bagaimana dirinya akan hidup tanpa sholat.
"Saya bahkan tidak dapat membayangkan bagaimana saya akan hidup tanpa sholat. Mustahil. Begitu pula dengan Ramadhan pertama. Jujur saya mikirnya orang-orang muslim ini gila. Bagaimana mereka melakukan ini (puasa)? Setelah hari pertama memang berat. Tapi alhamdulillah kalau sudah paham betul konsepnya dan nyata begitu baik semuanya jadi mudah," kata dia.
Stijn juga mengungkapkan bahwa usai memutuskan untuk menjadi mualaf dirinya pun merasa lebih damai.
"Karena dalam islam kita memiliki apa yang disebut Qadr. Jadi apapun yang terjadi dalam hidup kita kita harus tahu bahwa rencana Allah lebih baik daripada keinginan kita dan kita harus menerima semuanya," ungkap dia.
