Kisah Petugas Haji Khairun Naim, Melayani Tamu-tamu Allah Memberikan Banyak Kesan Indah
- MCH 2023/ Lutfi Dwi Pujiastuti
Tak jarang ketika berpisah saat penyelenggaraan ibadah haji mulai selesai, ada perasaan haru yang membuat air mata keluar.
"Saat berpisah itu Masya Allah, haru, kadang tanpa sengaja kita juga menitikkan air mata, nangis, itulah tamu tamu Allah."
Bekerja sebagai petugas haji menjamu tamu-tamu Allah baginya dan berdasarkan pengalaman teman-teman petugas lainnya, adalah pekerjaan yang tak mudah. Butuh keikhlasan untuk membantu para jemaah.
"Termasuk yang saya rasakan sendiri kalau tidak dari hati tidak bisa. Kalau nggak karena Allah, ikhlas melayani tamu Allah ga bisa, jadi berat itu menggendong orang tua, wudhuin, nyebokin. Kalau bukan karena kita ingat ini tamu Allah, hanya sekedar inget pekerjaan, bisa menghindar bisa ngumpet. Tapi karena kesadaran muncullah, karena ini adalah tamu tamu Allah, jadi itu yang menggerakkan, jadi beda dorongannya. Itu yang paling berkesan, yang menggerakkan karena ini adalah tamu tamu Allah."
"Kalau tamu yang kita layani adalah tamu tamu Allah dan kita ini ditugaskan sebagai pelayan tamu tamu Allah, jadi kita istimewa dan tamu tamu yang kita jamu juga tamu istimewa, jadi, sayang kalau misalnya diabaikan ga benar-benar melayani. Jadi ini yang paling berkesan jika bersentuhan langsung dengan para jemaah itu sangat luar biasa," katanya lagi.
Saat ini berdasarkan data Siskohat, Rabu 2 Agustus 2023, pukul 21.14 WIB, jemaah haji yang tiba di tanah air sudah mencapai 203.586 jemaah dari 542 kloter. Pemulangan para jemaah haji pun masih terus berlangsung hingga 4 Agustus 2023 mendatang.
