Viostin Tak Halal, Masyarakat Kecewa Sistem Pengawasan BPOM

Ilustrasi suplemen.
Sumber :
  • Pixabay/Steve Buissinne

Sama halnya dengan Siti, Mawar (33) mengaku cukup lama mengonsumsi enzyplex. Tak hanya dia, keluarganya yang sering mengalami masalah lambung juga selalu mengonsumsi obat ini.

img_title Debat Tak Berujung Stempel BPA

"Saya sekeluarga, suami dan ibu pemakai setia. Ampuh untuk obati perut yang terasa tidak nyaman. Seperti kembung, ber-gas dan sakit perut akibat salah makan," katanya.

Diakui Mawar, selain ampun, meredakan kembung, Enzyplex juga bisa dibeli dengan harga terjangkau. "Yang pasti murah di bawah Rp10 ribu. Gampang dibeli, di minimarket juga ada," katanya.

img_title BPOM Khawatirkan Pengaruh BPA di Kemasan Air Minum Polikarbonat

Namun, ia pun merasa kaget dan kecewa, ketika kabar beredar Enzyplex mengandung DNA babi. Meski awalnya mengira kabar itu hoax, namun saat BPOM mengumumkan secara resmi, ia sangat menyayangkan.

"Kaget, awalnya anggap hoax sebelum ada pernyataan BPOM. Sayangkan BPOM malah kecolongan. Dulu obat ini sempat sekian lama tidak ada di pasaran. Baru-baru ini muncul lagi, tapi ternyata tidak halal."

img_title Masyarakat Harus Pandai agar Tidak Disesatkan

Setelah mendengar informasi ini, Mawar dan keluarga langsung menghentikan penggunaan. "Kita sekarang ganti konsumsi yang herbal seperti tolak angin."

Ia berharap, BPOM bisa lebih ketat lagi mengawasi peredaran obat di pasaran. "Review berkala tiap obat yang ada di pasaran perlu dilakukan. Mulai dari kandungan, masa expired dan lain-lain," harapnya. (one)

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo

Bareskrim Selidiki Kopi Diduga Mengandung Paracetamol dan Obat Kuat

Bareskrim akan menyelidiki temuan BPOM terkait sejumlah merek kopi mengandung paracetamol dan obat kuat

img_title
VoxPop.co.id
10 Maret 2022
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut