Jangan Asal, Ini Cara Tepat Ukur Berat dan Tinggi Anak

Ilustrasi tinggi badan
Sumber :
  • Pixabay/qimono

VoxPop – Mengukur tinggi dan berat badan anak merupakan hal penting yang sering diabaikan oleh orangtua. Padahal, dari pengukuran ini, bisa mendeteksi stunting sejak dini agar bisa dicegah sebelum terlambat.

img_title Tak Perlu Diet yang Menyiksa, Ikuti Secara Konsisten Tips Mudah Menurunkan Berat Badan

Stunting diawali dengan kondisi pertumbuhan anak yang terhambat alias growth faltering. Bukan sekadar tubuh yang pendek, anak stunting juga mengalami masalah dalam proses memahami banyak hal lantaran organ otak tak berfungsi dengan baik.

"Dari penelitian ternyata diketahui penyebab tersering (growth faltering) adalah kualitas makanan yang kurang baik, ketidakcukupan energi dan protein, disertai dengan penyakit yang sifatnya akut atau kronis," ujar Dokter Spesialis Anak Dr. dr. Conny Tanjung, Sp. A (K), dalam acara virtual bersama Pediasure, beberapa waktu lalu.

img_title Dampak Stunting pada Anak, Bisa Memengaruhi Perkembangan Otak

Selain risiko stunting, bahaya dari terhambatnya pertumbuhan ini bisa memicu penurunan fungsi kognitif dan neurodevelopmental. Bahkan, meningkatkan risiko-risiko penyakit di masa dewasa atau tua, serta hilangnya potensi dari pertumbuhan fisik.

Baca Juga: Cegah Keturunan Alami Stunting Sejak Usia Remaja

img_title Novo Nordisk: Wegovy Dosis Tinggi Bantu Pasien Turunkan Berat Badan Hampir 28 Persen

Dokter Conny merekomendasikan agar para orang tua bisa mengenali keterhambatan tersebut sejak dini, dimulai dari memonitor tinggi atau panjang dan berat badan anak. Untuk mengukur berat badan, anak di bawah 2 tahun disarankan memakai timbangan tidur dan bisa memakai timbangan untuk berdiri pada usia di atas 2 tahun. Direkomendasikan agar pengukurannya dilakukan bersama dokter dan timbangan yang tepat.

"Timbangan ini harus selalu diset di angka 0 dan secara regular dikalibrasi," jelasnya. "Jangan pakai baju atau kalau mau hanya pakai pampers ya minimal. Anaknya juga jangan goyang-goyang saat menimbang, serta jangan pakai timbangan kamar mandi," kata dia.

Sementara untuk mengukur tinggi anak, dokter Conny menjelaskan bahwa kepala, pundak, bokong, dan tumit anak harus menempel pada dinding. Hindari juga memakai sepatu, kaus kaki, topi, atau aksesoris rambut agar pengukuran tepat.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono (tengah) di Kantor BGN

Bos BGN Sebut Program MBG Jadi Prioritas di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono mengatakan pemerintah akan memprioritaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah dengan angka stunting tinggi.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut