Gejala Kanker Usus, Penyakit yang Renggut Nyawa Chadwick Boseman
- Instagram/chadwickboseman
VoxPop – Aktor Chadwick Boseman, meninggal di usia 43 tahun akibat kanker usus besar (kolon). Hal tersebut nyatanya penyebab utama kematian terkait kanker di Amerika Serikat dan yang semakin memengaruhi anak muda di negara tersebut.
Boseman, yang menghidupkan Black Panther di Marvel Cinematic Universe (MCU), didiagnosis menderita kanker usus besar stadium 3 pada tahun 2016 dan berjuang melawannya saat berkembang ke stadium 4.
Baca Juga: Chadwick Boseman Meninggal, Bagaimana Nasib Black Panther 2?
Lantas, seberapa berbahaya penyakit kronis ini? Berikut rangkumannya.
Gejala tidak khas
Kematian akibat kanker usus besar dan rektal telah menurun selama beberapa dekade karena peningkatan screening dan tindakan pengobatan. Namun, kematian di antara kelompok muda sedikit meningkat dalam beberapa tahun terakhir, menurut para peneliti.
![]()
"Kami melihat lebih banyak orang berusia 30-an dan 40-an tahun yang mengembangkan kanker kolorektal. Seringkali karena mereka memiliki gejala yang tidak dianggap sebagai kanker," kata Dr. Nilofer Azad, profesor onkologi di Johns Hopkins Medicine, dikutip dari laman USA Today, Minggu, 30 Agustus 2020.
Sekitar 30 persen dari kanker kolorektal yang didiagnosis saat ini terjadi pada orang di bawah usia 55 tahun, katanya. Gejala kanker kolorektal termasuk perubahan gerakan usus, pendarahan rektal, darah pada tinja, sakit perut dan banyak lagi.
Mengintai usia di bawah 30 tahun
Ada pun Risiko terkena kanker usus dalam hidup adalah sekitar 1 dari 23 untuk pria dan 1 dari 25 untuk wanita, tulis American Cancer Society. Kanker kolorektal, yang meliputi usus besar dan kanker rektal, diperkirakan menyebabkan lebih dari 50 ribu kematian pada tahun 2020, termasuk 3.640 kematian pada orang yang berusia kurang dari 50 tahun.
Selama akhir 1970-an dan awal 1980-an, diagnosis kanker usus besar menurun pada kelompok usia yang lebih muda dari 50 tahun dan meningkat pada mereka yang berusia 50 tahun ke atas, menurut sebuah studi 2017 di Journal of National Cancer Institute.
Tetapi tren itu berbalik pada pertengahan 1980-an, ketika tingkat penurunan pada orang dewasa berusia 55 tahun ke atas, sementara meningkat 2,4 persen per tahun pada orang dewasa usia 20-29 tahun dan sebesar 1 persen per tahun pada orang dewasa usia 30-39 tahun.
