Penderita Diabetes Boleh Konsumsi Hidangan Lebaran Bersantan, Ini Syaratnya
- Pixabay/ Sharonang
Jika Anda sakit dan gula darah mencapai 240 mg/dL atau lebih, gunakan alat tes keton yang dijual bebas untuk memeriksa keton urin Anda dan hubungi dokter Anda jika keton Anda tinggi. Keton tinggi bisa menjadi tanda awal ketoasidosis diabetik, yang merupakan keadaan darurat medis dan perlu segera ditangani.
Cara Aman Jaga Gula Darah
Penting untuk menjaga kadar gula darah Anda dalam kisaran target Anda sebanyak mungkin untuk membantu mencegah atau menunda masalah kesehatan serius jangka panjang, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal. Tetap dalam rentang target Anda juga dapat membantu meningkatkan energi dan suasana hati Anda.
Gunakan pengukur gula darah (juga disebut glukometer) atau monitor glukosa berkelanjutan (CGM) untuk memeriksa gula darah Anda. Pengukur gula darah mengukur jumlah gula dalam sampel kecil darah, biasanya dari ujung jari Anda.
CGM menggunakan sensor yang dimasukkan di bawah kulit untuk mengukur gula darah Anda setiap beberapa menit. Jika Anda menggunakan CGM, Anda masih perlu menguji setiap hari dengan pengukur gula darah untuk memastikan pembacaan CGM Anda akurat.
Kapan saya harus memeriksa gula darah?
Seberapa sering Anda memeriksa gula darah tergantung pada jenis diabetes yang Anda miliki dan apakah Anda mengonsumsi obat diabetes. Waktu yang umum untuk memeriksa gula darah Anda meliputi:
Saat pertama kali bangun tidur, sebelum makan atau minum apapun.
Sebelum makan.
Dua jam setelah makan.
Di waktu tidur.
Jika Anda menderita diabetes tipe 1, menderita diabetes tipe 2 dan mengonsumsi insulin, atau sering mengalami gula darah rendah, dokter Anda mungkin ingin Anda memeriksa gula darah lebih sering, seperti sebelum dan sesudah Anda aktif secara fisik.
