Pusat Neuromuscular Pertama di Indonesia, Tangani Penyakit Saraf dan Otot yang Langka
- www.pixabay.com/geralt
VoxPop – "Neuromuskular" mengacu pada hubungan antara saraf dan otot, termasuk bagaimana sistem saraf mengontrol pergerakan dan fungsi otot. Istilah ini sering digunakan dalam konteks medis dan biologis untuk membahas kondisi, penyakit, dan pengobatan yang berkaitan dengan interaksi ini.
Memahami fungsi neuromuskular itu sendiri sangat penting dalam mendiagnosis dan mengobati berbagai kondisi medis. Ahli saraf, fisioterapis, dan profesional kesehatan lainnya sering kali bekerja dengan pasien untuk mengelola dan mengobati gangguan neuromuskular melalui pengobatan, terapi fisik, dan terkadang.
Kabar bahagia bagi yang ingin menangani berbagai hal yang berkaitan dengan saraf maupun otot. Kini, Rumah Sakit Mandaya Royal Hospital Puri telah resmi meluncurkan Pusat Neuromuskular yang mampu menangani berbagai penyakit saraf dan otot dari yang umum hingga langka, pada Sabtu, 22 Juni 2024.
President Director Mandaya Hospital Group, dr. Benedictus Widaja menyampaikan bahwa ini adalah pusat khusus penyakit saraf otot neuromuskular pertama di Indonesia. Pusat saraf dan otot ini merupakan berita baik bagi pasien yang memiliki gangguan saraf seperti kesemutan, otot berkedut, kebas, baal tapi tidak sembuh-sembuh, padahal sudah bolak balik ke dokter dan rumah sakit.
Di sini telah tersedia teknologi dan tim dokter subspesialis yang cukup langka di Indonesia untuk menangani penyakit saraf otot umum hingga langka seperti Saraf Kejepit (HNP), Migrain, ALS, Guillain Barre Syndrome, Myasthenia Gravis, FSHD yang apabila didiamkan dapat menyebabkan kelumpuhan.
Neuromuskular berasal dari kata neuro yang berarti saraf dan muskular yang berarti otot, pusat layanan ini berfokuskan pada penyakit-penyakit yang menyerang otot akibat adanya gangguan pada saraf di tubuh.
Hingga saat ini, penyakit neuromuskular memang belum menjadi perhatian banyak orang, karena disepelekan bahkan dianggap sebagai penyakit langka. Padahal, gejala gejala penyakit ini termasuk umum dialami dan apabila ditangani segera kelumpuhan dapat dihindari.
Selain kebas dan kesemutan, kondisi seperti gangguan bicara, tubuh lemas terus menerus, nyeri otot tanpa sebab yang jelas, hingga kelopak mata yang turun sebelah juga bisa menandakan adanya gangguan pada otot yang disebabkan karena gangguan saraf.
