Cegah Bintitan Pada Mata, IDI Kota Tegal Berikan Informasi Pengobatan

Ilustrasi bintitan mata
Sumber :
  • EyeEm dari Freepik

VoxPop – Menurut informasi dari idikotategal.org, salah satu penyakit mata adalah Bintitan. Bintitan adalah salah satu kondisi yang ditandai dengan munculnya bintil mirip jerawat atau bisul di tepi kelopak mata, yang sering kali terasa nyeri. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama oleh bakteri Staphylococcus.

img_title Gak Cuma Wortel, Ini 6 Buah yang Baik untuk Jaga Kesehatan Mata

IDI merupakan singkatan dari Ikatan Dokter Indonesia. Organisasi ini merupakan wadah profesi bagi para dokter di Indonesia. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tegal adalah organisasi untuk menyatukan dokter dari berbagai latar belakang pendidikan kedokteran dan menjaga kehormatan profesi dokter.

Ketua IDI Cabang Kota Tegal adalah dr. Said Baraba, SpPD, FINASIM. Ia menjelaskan bahwa IDI berupaya meningkatkan kompetensi dan moralitas dokter serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

img_title Kapan Harus Periksa Mata ke Dokter? Ini 7 Tanda yang Jangan Diabaikan

IDI juga berperan dalam mencegah praktik dokter gadungan dengan memastikan bahwa semua dokter yang berpraktik memiliki izin dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan. Saat ini IDI Kota Tegal sedang melakukan penelitian terkait penyakit bintitan pada mata serta pengobatan yang tepat bagi penderitanya.

Apa saja penyebab terjadinya penyakit bintitan pada mata?

img_title Ada Apa dengan Profesi Dokter? IDI Buka Suara Soal Maraknya Kasus Kematian Tenaga Kesehatan

Dilansir dari laman https://idikotategal.org, penyakit bintitan pada mata, juga dikenal sebagai hordeolum, disebabkan oleh infeksi bakteri yang berkembang di dalam folikel bulu mata, kelenjar apokrin, atau kelenjar minyak di kelopak mata. Berikut adalah detail penyebab utama meliputi:

1. Infeksi akibat bakteri

Bakteri Staphylococcus aureus, bakteri yang paling sering menyebabkan bintitan, masuk ke dalam tubuh melalui epitel atau lapisan atas kulit dan selaput lendir yang rusak atau terganggu, seperti akibat luka.

2. Penyumbatan kelenjar minyak

Selain itu, kelenjar minyak di kelopak mata dapat tersumbat oleh debu, minyak berlebih, atau sel-sel kulit mati. Ketika kelenjar ini tersumbat, minyak tidak dapat keluar dan dapat menyebabkan pembengkakan dan peradangan di sekitar mata.

3. Adanya kuman dan sel-sel kulit mati

Faktor lainnya adalah kuman serta kulit mati. Kuman dan sel-sel kulit mati yang terperangkap di ujung kelopak mata juga dapat berkontribusi terhadap perkembangan bintitan.

4. Menggunakan kosmetik kadaluwarsa

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut