Waspadai! Ini 7 Komplikasi Diabetes yang Sering Terjadi dan Mengancam Jiwa

Ilustrasi diabetes
Sumber :
  • Pixabay/ tumisu

VoxPop – Diabetes bukan hanya soal kadar gula darah yang tinggi. Lebih dari itu, penyakit ini dapat menimbulkan berbagai komplikasi serius jika tidak dikelola dengan baik. Bahkan, dalam banyak kasus, justru komplikasi inilah yang menjadi penyebab utama penurunan kualitas hidup hingga kematian pada penderita diabetes.

img_title Dokter Ungkap Alasan Banyak Pasien Diabetes Baru Berobat saat Komplikasi Sudah Muncul

Di Indonesia, prevalensi diabetes terus meningkat setiap tahun. Namun sayangnya, masih banyak penderita yang belum memahami komplikasi diabetes yang sering terjadi. Padahal, deteksi dan penanganan dini bisa sangat membantu untuk mencegah risiko yang lebih berat di kemudian hari.

Artikel ini akan mengulas secara lengkap berbagai komplikasi yang umum dialami oleh penderita diabetes, bagaimana gejalanya, serta langkah-langkah pencegahannya.

img_title Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Diabetes sendiri diketahui dapat menyebabkan berbagai masalah serius nan kompleks bagi mereka yang mengalaminya. Berikut adalah beberapa komplikasi diabetes yang paling sering terjadi dan wajib diwaspadai:

  1. Neuropati Diabetik (Kerusakan Saraf)
img_title Diabetes Tipe 2 Tak Hanya Mengganggu Gula Darah, Bisa Berdampak pada Kesehatan Mental?

Komplikasi ini terjadi ketika kadar gula darah yang tinggi merusak saraf, terutama di kaki dan tangan. Gejala awalnya bisa berupa kesemutan, nyeri, mati rasa, hingga kelemahan otot. Jika dibiarkan, neuropati bisa menyebabkan luka yang tidak sembuh-sembuh, bahkan berujung pada amputasi. Untuk itu pencegahan diri perlu dilakukan, caranya dengan menjaga kadar gula tetap normal, rajin memeriksa kaki, dan mengenakan alas kaki yang nyaman sangat penting.

  1. Nefropati Diabetik (Kerusakan Ginjal)

Kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, menyebabkan fungsi ginjal menurun bahkan gagal ginjal. Penderita biasanya tidak merasakan gejala pada tahap awal, namun lama-kelamaan bisa mengalami pembengkakan di kaki, kelelahan, dan tekanan darah tinggi. Untuk pencegahan Anda bisa rutin mengecek fungsi ginjal, kontrol tekanan darah, dan konsumsi makanan rendah protein serta rendah garam sesuai anjuran dokter.

  1. Retinopati Diabetik (Gangguan Mata)

Retinopati adalah kerusakan pembuluh darah di retina mata akibat gula darah tinggi. Jika tidak ditangani, dapat menyebabkan kebutaan permanen. Gejalanya meliputi penglihatan kabur, titik gelap, atau kesulitan melihat di malam hari. Untuk pencegahannya bisa melakukan pemeriksaan mata secara rutin minimal setahun sekali dan menjaga kadar gula tetap stabil.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut