5 Fakta Diabetic Foot, Komplikasi Diabetes yang Diam-diam Bisa Berujung Amputasi

Ilustrasi diabetes.
Sumber :
  • Pexels/Nataliya Vaitkevich

3. Derajat 3: Terdapat infeksi dengan abses jaringan lunak dan osteomyelitis (infeksi tulang).

img_title Tubuh Ternyata Sudah Memberi Sinyal, Ini 7 Tanda Prediabetes yang Sering Tak Disadari

4. Derajat 4 dan 5: Kerusakan jaringan yang ireversibel, sehingga pasien membutuhkan amputasi parsial atau seluruh kaki.

Semakin tinggi derajatnya, semakin serius kondisi yang dialami. Oleh karena itu, deteksi dini dan perawatan yang tepat sangat penting untuk mencegah kondisi semakin parah.

img_title Novo Nordisk Ungkap Perlunya Pendekatan Kesehatan Mental dan Fisik Bagi Pasien Skizofrenia dengan Diabetes

Perawatan dan Penanganan Diabetic Foot

img_title Perut Buncit pada Pria Bisa Jadi Alarm Diabetes Tipe 2, Kenali 9 Gejala Ini

Perawatan diabetic foot melibatkan pendekatan multidisiplin, mulai dari pemeriksaan kaki secara rutin, menggunakan sepatu yang nyaman dan sesuai ukuran, menjaga kebersihan kaki secara menyeluruh dan mengontrol gula darah secara ketat. Berikut ini beberapa metode yang dilakukan untuk menangani diabetic foot antara lain:

  • Debridemen luka – Membersihkan jaringan mati atau terinfeksi untuk mencegah penyebaran infeksi.
  • Terapi oksigen hiperbarik – Membantu mempercepat penyembuhan luka dengan meningkatkan kadar oksigen dalam darah.
  • Penggunaan sepatu khusus – Untuk mengurangi tekanan pada luka.
  • Intervensi vaskular – Jika terjadi penyumbatan pembuluh darah, diperlukan tindakan seperti angioplasti atau operasi bypass untuk melancarkan aliran darah.

Direktur Bethsaida Hospital, dr. Pitono, menjelaskan bahwa Klinik Bedah Vaskular dan Endovaskular di Bethsaida Hospital telah dilengkapi dengan fasilitas dan layanan yang memadai untuk menangani berbagai kasus vaskular. 

"Kami memiliki tim dokter spesialis yang berpengalaman dan peralatan medis yang diperlukan untuk memberikan penanganan yang sesuai dengan standar medis. Layanan kami dirancang untuk membantu pasien dengan gangguan vaskular mendapatkan perawatan yang tepat dan efektif," ujarnya.

Ilustrasi Nasi Putih

Stop Makan Nasi Putih Tapi Gula Darah Masih Melonjak? Atasi dengan Mengikuti Saran dr Zaidul Akbar

Tidak jarang ditemui kasus di mana seseorang sudah berupaya mengurangi mengonsumsi nasi putih, namun gula darah tidak kunjung turun. Ikuti langkah saran berikut

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut