Taichan si Fenomenal, dari Sate Sampai Martabak
- Instagram @taichangoreng
Sekadar informasi, nama Amir tidak berasal dari nama lahir Sunarji atau sosok istimewa yang ia punya. Nama Amir sudah seperti 'nama panggung' bagi Sunarji. Ada sedikit kisah di balik nama tersebut.
Amir adalah nama yang tertera pada gerobak yang dibeli oleh Sunarji saat akan berjualan sate Madura di Jakarta. Ya, Sunarji membeli sebuah gerobak bekas untuk berjualan dan di sana masih tertempel nama Amir dan ia tidak menghapusnya selama berjualan dengan gerobak tersebut. Sayang, gerobak tersebut sudah tidak lagi dipakai untuk berjualan.
"Itu nama gerobak. Tadinya beli gerobak bekas orang dan sudah ada namanya 'Amir'. Enggak saya copot selama saya jualan, makanya banyak yang panggil Amir. Sekarang gerobaknya sudah dimuseumkan hahaha," jelas ayah dari lima orang anak ini.
Untuk taichan yang dijual oleh Sunarji, harganya dijual Rp2.500 per tusuk. Jika ingin menyantapnya dengan tambahan lontong, Anda cukup menambah Rp5 ribu. Tak hanya menjual taichan, Sunarji masih menjual sate Madura yang menjadi sumber penghasilan utamanya saat merantau ke Jakarta. Anda pun bisa meminta bumbu kacang padanya jika mau.
Sejak Sunarji menjual taichan, kejayaan sate pedas ini terus berlanjut. Taichan memang tengah nge-hits di Jakarta. Selain Senayan, berbagai tempat di Jakarta, Depok, Bekasi, Bintaro dan bahkan Serpong juga mulai dipenuhi dengan kuliner serba taichan yang tak hanya terbatas pada sate ayam saja. Deretan kreasi taichan kini telah hadir untuk memanjakan para penikmat kuliner pedas.
Martabak Taichan
Hidangan hasil 'perkawinan' sate taichan dan martabak telur juga tak kalah fenomenal. Sejak dihadirkan beberapa waktu lalu, menu Martabak Taichan dari Martabak Lab, yang dijual di Jalan Tebet Utara, Jakarta Selatan bahkan selalu diserbu pembeli.
Jika Anda mampir ke gerai yang berada di salah satu kawasan hits anak muda Jakarta ini, pembuatnya dibuat tak pernah duduk dengan pesanan Martabak Taichan yang terus berdatangan. Kebanyakan dari mereka ialah tukang ojek online yang menjemput pesanan para pembelinya.
Ardhi, salah satu pembuat martabak di Martabak Lab mengatakan, menu Martabak Taichan memang yang paling laris dan banyak dicari. Meski baru dihadirkan, martabak pedas ini selalu terjual minimal 40 loyang setiap harinya.
