Endoskopi Tak Bisa Dilakukan Jika Kondisi Anak Seperti Ini

Ilustrasi bayi/anak/anak tidur.
Sumber :
  • Freepik/javi_indy

VoxPop – Teknik atau prosedur endoskopi memang bisa membantu mendiagnosis banyak keluhan atau kondisi medis tertentu. Mulai dari anak yang menelan benda-benda asing, muntah terus-menerus hingga mengalami perdarahan di saluran cerna.

img_title 4 Anak yang Diduga Diajak Bigmo Promosikan Vape Hingga Orang Tuanya Diperiksa Polisi

Namun, orangtua tetap harus berhati-hati jika memutuskan ingin melakukan tindakan endoscopy atau endoskopi pada anak. Sebab, ada kondisi tertentu anak yang tidak boleh dilakukan endoskopi.

Spesialis anak, Dr. dr. Ariani Dwi Widodo, Sp.A(K), mengatakan, kondisi umum anak yang sedang tidak stabil, tidak memperbolehkan anak untuk dilakukan endoskopi.

img_title Gegara Ajak Anak Dibawah Umur Promosikan Liquid Vape, Bigmo Kembali Berurusan dengan Polisi

"Tapi tergantung, kadang-kadang keadaannya tidak stabil karena perdarahan berat dari saluran cerna. Yang seperti itu justru kita lakukan (endoskopi), supaya kita bisa hentikan perdarahannya segera," ujarnya saat peluncuran Bunda Endoscopy Center dari RSIA Bunda, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, baru-baru ini.

Pada umumnya, menurut Ariani, semua kondisi anak bisa dilakukan endoskopi, asal sesuai indikasi dan keadaan umum anak dalam keadaan stabil.

img_title Komdigi Tegur YouTube Imbas Bigmo Promosikan Vape Libatkan Anak di Bawah Umur

Lebih lanjut, Ariani menjelaskan, tindakan ini relatif aman, tepatnya lebih tidak invasif dibandingkan tindakan operasi.

"Contohnya, kalau diagnostik yang tidak melakukan intervensi, itu kita lakukan paling hanya 5 menit udah selesai. Paling lama 10 menit. Karena kita melihat kadang-kadang orang berpikir tindakan besar, sebetulnya tidak. Tindakannya sangat ringan dan tidak melukai. Kecuali kalau kita perlu melakukan biopsi," kata dia.

Menurut Ariani, justru tujuan dari melakukan prosedur endoskopi adalah untuk mendiagnosis kondisi medis tertentu.

"Jadi kalau ada bagian yang mencurigakan, kita cubit kecil 1 milimeter, terus nanti dilihat di bawah miskroskop, apa yang terjadi. Apakah alergi, kuman, apakah peradangan yang hebat. Itu bisa kita lihat," pungkas dr. Ariani Dwi Widodo.

Konten kreator Bigmo

Usai Viral Libatkan Anak Promosikan Vape, Bigmo Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

Kasus dugaan pelibatan anak dalam promosi produk rokok elektronik (vape) yang menyeret YouTuber Muhammad Jannah alias Bigmo terus bergulir. Polisi bakal memanggil Bigmo.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut