Moms! Baby Blues Berkepanjangan Bisa Sebabkan Post Partum Depression, Begini Cara Cegahnya

Ilustrasi wanita/ibu dan bayi.
Sumber :
  • Freepik/senivpetro

TANGERANG – Keluarga menjadi tolak ukur penting dalam menentukan kebahagiaan anak. Psikolog Rumah Sakit Bethsaida, Wendy Said, M.Psi, mengungkapkan, fungsi keluarga, kualitas hubungan orangtua dan anak, serta kepuasan dalam keluarga, merupakan beberapa faktor signifikan terhadap kebahagiaan anak. 

img_title Jual Bayinya 8 Bulan ke Suku Pedalaman, Ayah di Jambi Jadi Tersangka

"Secara umum, relasi sosial memiliki peran yang sangat besar terhadap kebahagiaan seseorang. Oleh karena itu, anak yang bahagia diciptakan dari keluarga yang penuh kasih sayang, disiplin yang cenderung konsisten, konflik yang menunjukkan cara penyelesaian masalah, dan hubungan yang harmonis," ujar Wendy dalam keterangannya, dikutip Senin 18 Maret 2024. Scroll untuk info lengkapnya, yuk moms!

Menurut Wendy, motherhood merupakan pengalaman yang sangat panjang dan besar, banyak perasaan dan emosi yang tersentuh ketika seseorang pertama kali menjadi ibu atau ayah. Rasa takut, cemas, senang, perubahan fisik, dan rasa lelah bisa membuat seseorang merasa kewalahan, sehingga terjadi perubahan mood yang dikenal dengan baby blues

img_title Gegara Ajak Anak Dibawah Umur Promosikan Liquid Vape, Bigmo Kembali Berurusan dengan Polisi

Baby blues.

Photo :
  • Pexels

"Akan tetapi, baby blues yang berkepanjangan dengan kondisi seperti mood yang sering berubah, kesulitan untuk memenuhi kebutuhan anak, menjaga kebersihan pribadi, perasaan putus asa, atau kesulitan tidur, hal inilah yang disebut dengan post-partum depression," ungkapnya.

img_title Menhub Dudy Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Para Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II

Wendy menambahkan, salah satu cara yang terpenting untuk mencegah post-partum depression adalah dengan mengetahui batas dari kemampuan kita masing-masing dan mencari bantuan dari orang di sekeliling kita yang bisa dipercaya. Misalnya, orangtua, kakek, nenek, saudara, teman, pasangan, profesional, atau perawat dan sistem sosial yang ada di sekeliling kita. 

"Ibu dan ayah yang baru pertama kali menjadi orangtua bisa sama-sama belajar cara mengganti popok, membuat susu, atau menggendong bayi sebelum keluar dari rumah sakit. Dengan demikian, ibu ataupun ayah bisa beristirahat secara bergiliran, membagi tugas, menjaga kesehatan mental masing-masing, dan melindungi kebahagiaan si kecil," jelasnya. 

Di sisi lain, Vasudev Kataria, Senior Vice President for Baby, Kids & Toy Brands in Kanmo Group mengungkapkan, ikut mendukung tumbuh kembang anak sedari masa kehamilan ibu, Mothercare turut mengedepankan banyak kebaikan yang nantinya dirasakan oleh si kecil selamanya. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut