5 Cara Efektif Atasi Gerakan Tutup Mulut pada Anak, Gak Perlu Panik Bun!

Ilustrasi anak tak mau makan, anak menangis
Sumber :
  • Unsplash

VoxPop Parenting – Gerakan tutup mulut (GTM) adalah salah satu fase yang akan dialami banyak anak, terutama saat mereka mulai mengenal makanan padat. Tentunya, hal ini akan membuat orangtua merasa resah dan takut tidak terpenuhinya nutrisi untuk si anak.

img_title Usai Viral Libatkan Anak Promosikan Vape, Bigmo Bakal Dipanggil Polda Metro Jaya

Perubahan fase tersebut kerap membuat orangttua khawatir, karena anak tampak enggan membuka mulut atau menolak makanan yang ditawarkan. Meski demikian, GTM sebenarnya adalah bagian alami dari perkembangan anak, dan ada beberapa faktor yang dapat memicunya. Apa saja? Scroll untuk tahu lebih lanjut yuk, bun!

Pada umumnya, gerakan tutup mulut terjadi karena anak-anak punya preferensi dan sensitivitas yang berbeda terhadap makanan. Rasa takut mencoba makanan baru, ketidaksukaan terhadap tekstur atau rasa tertentu, serta kelelahan setelah beraktivitas dapat menjadi penyebabnya. 

img_title 4 Anak yang Diduga Diajak Bigmo Promosikan Vape Hingga Orang Tuanya Diperiksa Polisi

Selain itu, kebiasaan makan yang kurang baik, seperti makan sambil menonton video, juga dapat membuat anak kehilangan fokus pada makanan. Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi medis tertentu. Anak yang sedang tumbuh gigi atau mengalami masalah kesehatan, seperti sembelit atau infeksi, mungkin akan merasa tidak nyaman dan kehilangan nafsu makan.

img_title Gegara Ajak Anak Dibawah Umur Promosikan Liquid Vape, Bigmo Kembali Berurusan dengan Polisi

GTM adalah tantangan yang umum dihadapi orangtua, tetapi dengan pemahaman dan pendekatan yang tepat, fase ini dapat diatasi. Dengan memberikan dukungan dan menciptakan lingkungan makan yang positif, orangtua dapat membantu anak mengembangkan kebiasaan makan yang sehat dan menikmati makanan dengan gembira.

Ada beberapa langkah praktis yang dapat dilakukan orangtua untuk mengatasi GTM dan memastikan anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Berikut di antaranya. 

1. Konsisten Terhadap Jadwal Makan 
Membuat jadwal makan yang teratur dan konsisten sangat penting dalam mengatasi GTM. Batasi waktu makan hingga 30 menit dan hindari memberikan camilan di luar jadwal makan, kecuali air putih.

2. Ciptakan Suasana Makan yang Menyenangkan
Ciptakanlah lingkungan makan yang nyaman dan menyenangkan kepada anak untuk membuat anak lebih tertarik makan.

3. Berikan Anak Variasi Menu MPASI yang Menarik
Kebosanan dengan menu yang itu-itu saja dapat memicu GTM. Sajikan makanan dengan variasi bentuk, warna, dan rasa yang menarik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut