Daniel Mananta: Saya Tidak Mencintai Agama Nasrani
- Instagram @vjdaniel
Jakarta, VoxPop – Percakapan mendalam antara Daniel Mananta, Dery, dan Ustaz Khalid Basalamah dalam kanal YouTube Kasisolusi sukses menarik perhatian. Dalam diskusi tersebut, Daniel secara terbuka membicarakan pandangannya tentang iman dan alasan spiritual yang membuatnya merasa sangat dekat dengan sosok Yesus, sehingga masih belum berpikir untuk memeluk agama lain, khususnya Islam.
Dalam perbincangan itu, Daniel menegaskan bahwa hubungannya dengan iman tidak semata-mata soal label agama. Ia merasa perlu meluruskan pemahaman bahwa yang ia rasakan adalah kecintaan terhadap sosok Yesus, bukan pada agama tertentu. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!
"Saya tidak mencintai agama Nasraninya. Makanya gue coba klarifikasi. Karena tadi kan Ustaz bilangnya, iya oh ngerti lah cinta sama Yesus gue, sama cinta sama agama Nasraninya. Gue bilang enggak, gue pengen meluruskan aja, ini bukan lebih ke gue mencintai agama Nasraninya. Bukan benci ya, pokoknya gue lebih fokus sama mencintai Yesusnya," ujar Daniel di Youtube Kasisolusi, dikutip Selasa 17 Maret 2026.
Menurut Daniel, rasa kedekatan itu muncul karena ia merasa mendapatkan pengalaman spiritual yang kuat. Ia meyakini konsep pengampunan dosa yang ia pahami dari ajaran Alkitab menjadi salah satu alasan dirinya merasa sangat terhubung dengan sosok Yesus.
"Yesus Kristusnya. Dan tentu saja setelah tadi itu ya, setelah gue merasa dosa gue yang lama dihapuskan semuanya, karena tertulis di Alkitab kan," katanya.
Ia juga menyinggung konsep grace atau kasih karunia yang menurutnya menjadi inti dari keyakinannya. Daniel menjelaskan bahwa dalam pemahamannya, seseorang yang menerima Yesus sebagai juru selamat akan memperoleh pengampunan dosa.
"Jadi, tertulis di Alkitab kalau misalnya memang setelah dosa gue dihapuskan. Dan itu yang namanya grace, kasih karunia," tuturnya.
Daniel kemudian menggambarkan bagaimana ia memahami makna pengorbanan Yesus dalam ajaran yang ia yakini.
"Di mana kalau misalnya lo sudah menerima Yesus sebagai juru selamat lo. Itu artinya Yesus mati demi lo di kayu salib. Dan akhirnya dosa lo sudah dihapuskan. Dia akhirnya bangkit ke surga. Dan dia memberikan ke kita roh kudusnya," bebernya.
