Setahun Dipenjara, Nikita Mirzani Akui Rindu Kehidupan Mewah: Biasanya Jam Segini Aku di Mall
- VoxPop.co.id/Foe Peace Simbolon
Bagi Nikita, keberadaan berbagai kegiatan kreatif tersebut menjadi salah satu sisi positif yang bisa dilakukan selama berada di dalam rutan. Para warga binaan tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga dapat menghasilkan karya yang berpotensi untuk dijual.
"Kerajinan tangan yang dibikin langsung sama warga binaan Rutan Pondok Bambu, tas rajutan ini bisa dijual," ujar Nikita.
Pengakuan tersebut memperlihatkan perubahan kehidupan Nikita Mirzani selama menjalani masa hukuman. Dari sosok yang sebelumnya lekat dengan kehidupan glamor, pusat perbelanjaan, dan barang-barang branded, kini ia harus beradaptasi dengan rutinitas serta lingkungan yang jauh berbeda.
Meski demikian, Nikita tampaknya berusaha menemukan sisi positif dari kondisi yang sedang dijalaninya. Selain tetap memperhatikan penampilan, ia juga menunjukkan aktivitas produktif warga binaan yang dapat menghasilkan karya dan memiliki nilai jual.
Kisah tersebut menjadi gambaran mengenai bagaimana masa lebih dari satu tahun di Rutan Pondok Bambu membuat Nikita harus meninggalkan sejumlah kebiasaan lamanya. Kerinduan terhadap kehidupan sebelum dipenjara pun diungkapkannya secara terbuka, termasuk terhadap hal-hal sederhana yang sebelumnya menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
