SOROT 399

Bisnis Hitam Mobil Maut

Mobil bekas tabrakan yang siap direkondisi di satu bengkel di Jakarta.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Yasin Fadilah

Selanjutnya...Bisnis Menggiurkan

img_title Muncul Model Baru, Harga Rush-Terios 'Berkonde' Turun


 
Bisnis Menggiurkan

Ini merupakan bisnis menggiurkan, mengubah rongsok menjadi mobil. “Sampah” yang tak ada harganya diubah menjadi mobil bernilai.

img_title Carsome Disuntik US$19 Juta, Pasar Mobkas Bakal Makin Gairah

Sumber di bengkel yang sudah beroperasi 18 tahun itu mengatakan, mobil-mobil bekas kecelakaan maut itu diperoleh dari beberapa kasus kecelakaan. Tak hanya Jakarta, tapi juga dari wilayah-wilayah lain. Biasanya mereka beli dari perorangan dan perusahaan asuransi. “Ada juga kami dapat dari polisi,” katanya.

Pelat nomornya pun tak cuma B, ada juga dari Kalimantan, Sumatera, Bali.  "Kami beli antara Rp55-65 juta per unit," katanya.

img_title Gurihnya Berbisnis Mobil Bekas

Presiden Direktur Adira Insurance Indra Baruna tak menyanggah mobil bekas tabrakan bisa dijual. Sejumlah bengkel menerima penjualan kendaraan macam ini.

"Setelah ada proses ganti rugi, barang itu akan menjadi milik kami," katanya. Hanya saja, Indra mengatakan, cuma mobil-mobil yang masih bisa diperbaiki saja yang dijual. "Kalau kira-kira membahayakan ya tidak," ujar dia.

Selanjutnya, mobil-mobil yang masih sangat muda itu diperbaiki. Kerangkanya dibangun lagi, bodi-bodinya dipoles sedemikian rupa hingga tak terlihat seperti bekas kecelakaan. Sedangkan mesinnya, bila terlalu parah, dia akan bongkar dan perbaiki. Bila tidak, cukup diperbaiki atau dibiarkan apa adanya.

Untuk suku cadang, pemilik bengkel yang membeli mobil bekas ini mengaku mendapat dari pasar gelap. Barang-barang ini dikirim dari beberapa kota di Indonesia. Bila tidak, dia menggunakan barang-barang kanibal yang tak mungkin diperbaiki lagi. "Lalu kami rakit lagi," kata sumber orang bengkel itu.

Menurut dia, pemilik mobil tabrakan maut biasanya malas membetulkan lagi. Alasannya keamanan, teringat korban, atau mahalnya biaya perbaikan. Karena itu tak jarang, mobil yang sudah lama mangkrak di kantor polisi kemudian dijual.

“Nah, itu kami ambil dan kami bangun lagi," kata sumber itu.

Tidak mudah merakit mobil lagi. Butuh keuletan dan keterampilan mumpuni untuk menyulap rongsokan itu. Membangun ulang bodi, memperbaiki mesin, hingga membersihkan interior agar terlihat tak ada cacat.

"Kami harus bekerja berminggu-minggu untuk mengerjakan satu mobil," katanya.

Nah, setelah disulap, mobil yang dibeli Rp50-an juta itu ditawarkan ke sejumlah penjual dengan harga yang sangat miring, Rp10-15 juta di bawah harga pasar mobil bekas Jakarta. Jadi misalnya, harga Daihatsu Terios tahun 2012 Rp125 juta, harga mobil rekondisi ini cuma Rp110-115 juta. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut