SOROT 428

Emas Bulutangkis dan Kejutan Rosberg

Pebulutangkis Indonesia, Liliyana Natsir (tengah) dan Tontowi Ahmad (kanan) merayakan kemenangannya di Olimpiade 2016, Rio de Janeiro.
Sumber :
  • Reuters/Mike Blake

Pembalap Italia itu menjadi pembalap kesembilan berbeda yang mampu meraih kemenangan di MotoGP 2016. Ini adalah kali pertama sepanjang sejarah 68 tahun balap motor Grand Prix, hal tersebut terjadi.

img_title Formula Baru Ditetapkan, Menaker Minta Gubernur Umumkan Upah Minimum 2026 Sebelum 24 Desember 2025

Namun, akhirnya Marquez juga yang berhasil merebut gelar juara dunia MotoGP 2016 dengan raihan 298 poin. Pembalap asal Spanyol tersebut mengunci gelar juara dunia di GP Jepang pada 16 Oktober lalu. Itu menjadi gelar juara dunia ketiga yang diraihnya di kelas premier.

Marquez memang hanya menorehkan lima kemenangan, 12 kali naik podium. Ini tak lepas dari performa rekan setim Dani Pedrosa ini yang lebih meredam agresivitasnya dari musim sebelumnya, serta lebih mengandalkan strategi. 

img_title Red Bull Umumkan Tanggal Peluncuran Mobil F1 2026 Bersama Ford, Siap Masuki Era Mesin Sendiri

Pembalap berusia 23 tahun itu pun memberi nilai sembilan pada penampilannya di musim ini. Meskipun, sempat mendapat hasil kurang baik di GP Australia dan Malaysia. Marquez sukses mengalahkan rival terberatnya, Rossi dan Lorenzo.

"Buat saya, nilai musim ini adalah sembilan. Karena kami melakukan pekerjaan hebat dan ini adalah musim yang luar biasa. Kami membuat beberapa kesalahan di dua balapan terakhir, tapi itu tak mengapa karena titel sudah diraih,” kata Marquez, dilansir Crash.

img_title Kemenangan Max Verstappen di F1 Jepang Menjadi Sejarah Baru Buat Honda

“Kami harus fokus dan saya membuat kesalahan yang sama seperti di 2014. Jadi, itu sesuatu yang harus saya pelajari dan untuk alasan itu, saya tidak mendapat nilai 10," tutur pembalap yang sudah mengumpulkan lima gelar juara dunia di semua kelas.

Musim 2017, balapan akan kembali berjalan cukup sengit dan sulit diprediksi, karena berubahnya komposisi pembalap di tim-tim besar. Movistar Yamaha akan menduetkan Rossi dan Maverick Vinales, sedangkan Ducati diperkuat Jorge Lorenzo dan Andrea Dovizioso.

Suzuki yang tampil mengesankan di 2016 akan mengandalkan Andrea Iannone dan Alex Rins. Tim unggulan yang tetap mempertahankan pembalap andalannya adalah Repsol Honda, Marquez dan Dani Pedrosa.

"Menurut saya, balapan musim depan akan semakin ketat. Tetapi, saya tidak tahu siapa yang akan juara. Yang diunggulkan tetap Marc Marquez, Jorge Lorenzo, saya sendiri, dan Maverick Vinales," ujar Rossi soal prediksi di 2017, seperti dikutip GPOne.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut