SOROT 464

Saracen, dari Perang Salib ke Bisnis

Aksi kampanye anti hoax di Jakarta beberapa waktu lalu
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Karena itu, Sepriadji pun menduga jika Saracen terungkap ke publik sebagai dampak dari gesekan politik. "Dia (Saracen) ini salah satu refleksi dari polarisasi politik. Kita lihatnya seperti itu," ujarnya.

img_title Komdigi Bongkar Modus Baru Promosi Judol, Lewat Komentar Media Sosial

Dalam kacamata Mafindo juga, ditengarai Saracen memang tak memiliki ideologi yang kuat. Kelompok yang dibentuk pada tahun 2016 itu sepertinya hanya sedang berusaha memetik uang dari sengkarut yang ada di Indonesia.

"Ini berbahaya sekali, membuka kesempatan bisnis transaksional antara pelaku-pelaku, elit-elit politik di indonesia, memperkeruh suasana," ujar Sepriadji.

img_title Penegasan Prabowo Terima Masukan Masyarakat: Jangankan Profesor, Usul dari Anak di Desa Lewat Tiktok Ditindaklanjuti

Menebar kebencian kini sudah menjadi ladang bisnis tersendiri bagi para penjahat internet (REUTERS/Kham)

Apa pun itu, kini Saracen seperti membuka tabir awal ke publik, bahwa kebencian itu telah menjadi bisnis para penjahat internet. Dengan tangan mereka perseteruan dan pertikaian bisa lahir dalam sekejap.

img_title Postingan Terakhir Media Sosial Diduga Milik Pelaku Penyekapan Digeruduk Netizen, Kepergok Tengah Bersih-bersih Komentar

Pengungkapan kelompok Saracen mesti harus mengungkap para pemesan dan mereka yang menjalankan bisnis serupa. Bukankah praktik ini adalah bisnis lama yang bersembunyi di hiruk pikuk media sosial.

Ya, setidaknya kepolisian harus menjawab dengan baik, mengapa Saracen sampai membuat Presiden Joko Widodo sampai naik darah. "Ini mengerikan sekali. Kalau dibiarkan mengerikan," kata Jokowi.

Kemenhut mengungkap dugaan perdagangan satwa liar dilindungi yang dilakukan melalui Facebook di Kota Jayapura, Papua

Jual-Beli Satwa Dilindungi Lewat Facebook Dibongkar Kemenhut, 7 Burung Langka Disita di Jayapura

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mengungkap dugaan perdagangan satwa liar dilindungi yang dilakukan melalui media sosial Facebook di Kota Jayapura, Papua.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut