SOROT 483

Inggris dan Kuba yang Perkasa

Seorang penjual sayur sedang menunggu pembeli, dengan latar lukisan Presiden Fidel Castro, di sebuah pasar di Havana, Kuba.
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Krisis keuangan Inggris berpengaruh pada NHS, lembaga yang melayani kesehatan warga Inggris. Setahun terakhir krisis dikabarkan bertambah parah. Meski belum menurunkan mutu, namun penundaan untuk melayani kesehatan publik mulai terjadi.

img_title Hadapi Corona, Tenaga Medis Inggris Bakal Terima Bintang Tanda Jasa

Cara Kuba

Bulan Juli 2014, Direktur Kesehatan WHO Margareth Chan mengunjunhgi Havana, Kuba. Ia mengaku sangat terkesan dengan layanan kesehatan yang dikembangkan di negara yang selama puluhan tahun dikucilkan oleh AS itu. Menurut Chan, sistem kesehatan di Kuba adalah yang terbaik di seluruh dunia karena keunggulan dan efisiensinya.

img_title Klopp dan Beckham: Terima Kasih Para Pahlawan Medis

"Kuba adalah satu-satunya negara di dunia yang memiliki sistem kesehatan yang mendekatkan riset dan pembangunan. Ini adalah cara yang luar biasa. Karena kesehatan manusia bisa ditingkatkan melalui inovasi," ujar Chan seperti dikutip dari Huffington Post, Agustus 2014.

Chan mengakui, pemerintah Kuba memiliki komitmen yang tinggi untuk memperbaiki sistem layanan kesehatan di negara tersebut dan menjadikan kesehatan sebagai salah satu pilar penting pembangunan. Maka, meski Kuba negara miskin, namun rakyatnya termasuk yang paling sehat di dunia.

img_title Kisah Anak-anak Korban Chernobyl yang Dirawat di Kuba

Sejak terjadi Revolusi Kuba, Che Guavara, seorang dokter yang keturunan Argentina dan menjadi pemimpin revolusi telah menjejakkan keputusannya untuk menjadikan kesehatan sebagai hak dasar warga yang wajib dipenuhi negara. Setiap warga Kuba berhak memperoleh layanan kesehatan. Kaya atau miskin semua akan mendapat perlakuan yang sama.

Che mengajak para dokter berpikir, bahwa mereka bekerja untuk melayani. Dikutip dari theconversation.com, seorang mahasiswa kedokteran di Kuba akan diingatkan sejak pertama kali kuliah, bahwa mereka akan bekerja bukan untuk uang, tapi untuk menolong orang lain.

sorot BPJS - Kuba

Aktivitas malam hari di Havana, Kuba. Seorang tukang becak menunggu pelanggannya. (REUTERS/Alexandre Meneghini)

Sebuah buku yang ditulis Steve Brouwer, Revolutionary Doctor, mengungkapkan bagaimana negara miskin itu melayani warganya dalam hal kesehatan. Sejak tahun 1959 Kuba memulai program Integral Community Medicine, di mana dokter bukan hanya melayani dan menyembuhkan orang sakit, namun juga mengedukasi warga untuk paham menjaga kesehatan.

Dokter ditempatkan di seluruh wilayah. Kuba menyebutnya sistem dokter keluarga. Bukan pasien yang mendatangi dokter, tapi dokter berada diantara warga.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut