- REUTERS/Stringer
Sebagian besar dana NHS didapat dari pajak umum. Jadi tak ada premi yang dibebankan kepada warga negara. Seperti Kuba, seluruh rumah sakit di Inggris juga tidak memiliki kelas. Semua warga dilayani dengan fasilitas yang sama. Tak ada antrean untuk pengobatan, warga bahkan bisa menghubungi dokter melalui telepon.
Jika ada layanan kesehatan yang tidak bisa diambil ke rumah sakit, maka pihak rumah sakit akan mengantarnya ke rumah. Mirip dengan Kuba, setiap lingkungan warga juga akan dilengkapi dokter yang bertanggungjawab atas kesehatan warga di wilayahnya.
Meski dipuji dan dianggap berhasil, namun NHS kini mulai termakan keberhasilannya sendiri. Setelah 69 tahun menjaga kesehatan publik Inggris, dan membuat usia harapan hidup warga Inggris makin tinggi, mereka harus berhadapan dengan masalah penyakit kronik.
Usia hidup yang lebih lama membuat seseorang berhadapan dengan penyakit degeneratif seperti diabetes, darah tinggi, kanker, dan penyakit jantung. Penyakit-penyakit ini memakan biaya tinggi. Dan pemerintah mulai kesulitan membiayai pendanaan.
Awal tahun ini, krisis NHS dikabarkan semakin membesar. Ratusan ribu pasien tak bisa segera ditangani. Mereka harus menunggu berjam-jam lamanya untuk mendapatkan pelayanan medis dan fasilitas rawat inap. Puluhan ribu rencana operasi dibatalkan dalam satu pekan.
![]()
PM Inggris, Theresa May saat berjalan meninggalkan 10 Downing Street di London, Inggris. (REUTERS/Peter Nicholls)
Perdana Menteri Inggris Theresa May dan Sekretaris Layanan Kesehatan dan Sosial Jeremy Hunt terus didesak publik agar meminta maaf atas krisis yang terjadi. May juga diberitakan mengabaikan permintaan petugas medis yang meminta kenaikan gaji.
Kini, Indonesia sedang merintis layanan kesehatan universal. Program BPJS yang mampu memberikan layanan kesehatan berbiaya sangat minim mulai mendapat respon positif dari publik. Berbeda dengan Kuba dan Inggris yang sama sekali tak mengambil dana dari publik, BPJS masih meminta warga membayar iuran dengan jumlah kecil.
Jika Inggris dan Kuba membebaskan publik dari iuran, BPJS Kesehatan masih memberlakukannya. Layanan kesehatan berbiaya minim di Indonesia ini masih mencari bentuk ideal.
