Amerika Gegerkan Dunia, Curi Kapal Selam Nuklir Isinya Mayat Tentara
Karena sudah geger kemana-mana, Direktur CIA waktu itu, William E Colby secara pribadi meminta kepada semua yang terlibat dalam operasi untuk tutup mulut. Pada Februari 1975 berita kasus pencurian dokumen terbit di Los Angeles Times.
Kemudian wartawan investigasi Jack Anderson menyampaikan berita di televisi nasional bahwa tak ada rahasia penting yang didapatkan di kapal selam itu. Malahan operasi itu cuma menghabiskan uang negara. Akhirnya ramailah wartawan menyerbu ke Long Beach tempat kapal Glomar akan berangkat menjalankan operasi kedua.
Dan tak lama kemudian semua kisah itu bocor ke Soviet, lalu Soviet mengerahkan kapal-kapal perangnya ke lokasi operasi CIA itu. Gedung Putih pun membatalkan operasi lanjutan. Sedangkan kapal Glomar pada akhirnya berganti nama jadi GSF Explorer dan kini dipakai untuk pengeboran dan eksplorasi minyak laut dalam.
