Konflik Memanas, Kapal-kapal Perang Turki Provokasi Yunani

VoxPop Militer: Kapal perang Turki mengawal ketat kapal seismik Oruc Reis.
Sumber :
  • Kemenhan Turki

VoxPop – Rupanya Turki tak mengindahkan peringatan dari Yunani agar segera menarik mundur semua pasukan militernya dari wilayah sengketa di perairan Laut Mediterania.

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Malahan Kementerian Pertahanan Turki dengan sengaja menantang Angkatan Bersenjata Yunani dengan menyebarkan foto-foto penampakan kapal eksplorasi seismik Oruc Reis yang sudah beroperasi lagi di Laut Mediternia.

Dalam beberapa lembar foto yang disiarkan melalui situs resminya dikutip VoxPop Militer, Selasa 11 Agustus 2020, terlihat jelas Kapal Oruc Reis berlayar dalam pengawalan ketat kapal-kapal perang militer Turki.

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

"Dikawal oleh Angkatan Laut Turki untuk kegiatan penelitian seismik Turki di kapal penelitian kelautan Reir Oruc yurisdiksi awal MTA di Mediterania Timur dan perlindungan disediakan," kata Kemenhan Turki.

Bahkan tak tanggung-tanggung ada lima kapal perang Turki sekaligus mengawal Kapal Oruc Reis, dalam posisi siap tempur. Turki juga mengeluar ultimatum perang jika ada yang sampai nekat mengusik kapal seismik mereka.

img_title Sebut Iran Makin Serius Negosiasi dengan AS, Trump Buka Suara soal Opsi Agresi Militer

"Angkatan Bersenjata Turki akan mengambil semua tindakan yang diperlukan dalam kerangka penentuan dan tekadnya untuk melindungi hak, kepentingan, dan kepentingan kami yang timbul dari hukum internasional di wilayah yurisdiksi maritim kami," tulis Kemenhan.

VoxPop Militer: Kapal perang Turki mengawal ketat kapal seismik Oruc Reis.

Sebelumnya Pemerintah Yunani telah mengeluarkan peringatan keras agar Turki menghentikan provokasi militer di Laut Mediterania. Yunani meminta Turki menghentikan ekplorasi dan menarik mundur semua armada perang.

Peringatan itu diterbitkan Yunani mengingat Turki disebut telah melakukan perbuatan ilegal karena tak mematuhi hukum internasional dan hukum laut internasional terkait batas wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

"Kami menyerukan kepada Turki untuk segera mengakhiri tindakan ilegalnya yang merusak perdamaian dan keamanan di wilayah tersebut," tulis Pemerintah Yunani.

Yunani menyatakan tidak akan gentar menghadapi kekuatan armada laut Turki jika pun sampai terjadi pertempuran. Dan Yunani tak akan mau digertak oleh Turki dengan kekuatan angkatan bersenjata seperti yang saat ini terjadi di Laut Mediterania.

"Yunani tidak akan menerima pemerasan apa pun. Itu akan mempertahankan kedaulatan dan hak kedaulatannya," tulis Pemerintah Yunani.

Sementara itu, situasi di Laut Mediterania Timur mencekam. Kapal-kapal perang Yunani terus mengawasi pergerakan Kapal Oruc Reis dan rombongan kapal perang Turki. Jarak armada perang kedua negara juga sangat dekat dan rentan terjadi konfrontasi senjata.

Perlu diketahui, Turki mendadak mengerahkan kapal-kapal perangnya ke Laut Mediterania menyusul adanya kesepakatan antara Yunani dan Mesir terkait ZEE. Turki tak terima atas kesepakatan itu dan menggelar latihan perang dengan sandi operasi NAVTEX.

Baca: Kisah Jenderal Terbaik TNI Diberhentikan SBY di Bulan Suci

VoxPop Militer: Ilustrasi militer.

Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Petisi masyarakat sipil meminta pemerintah menghentikan seluruh pelibatan militer dalam ranah sipil dan berfokus pada fungsi pertahanan semata ditandatangani Rabu.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut