Hantam Kapal Perang Turki Hingga Jebol, Fregat Yunani Cuma Bengkok

VoxPop Militer: Kapal fregat 'Limnos' milik Angkatan Laut Yunani.
Sumber :
  • VoxPop Militer

VoxPop – Sungguh tak terduga, kapal perang militer Yunani ternyata sama sekali tak mengalami kerusakan apa-apa usai menghantam dan membuat jebol lambung kapal fregat milik Angkatan Laut Turki ketika terjadi konfrontasi di perairan Laut Mediterania Timur.

img_title Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Dari informasi yang dihimpun VoxPop Militer, Kamis 20 Agustus 2020, Kapal Fregat 'Limnos' milik Yunani sama sekali tak rusak meskipun benturan yang terjadi dengan Kapal Fregat 'Kemal Reis' milik Turki sangat keras.

Hal itu diperkuat dari sejumlah foto Kapal Fregat Limnos yang beredar di Yunani. Moncong kapal itu tetap mulus walau telah menjebol lambung Kemal Reis. Terlihat hanya tiang bendera kecil yang tepat berada di geladak kapal bengkok akibat benturan.

img_title Profil Melissa Vargas, Pevoli Turki Peraih MVP VNL 2026 yang Tampil Sensasional di Final

Sementara itu, Kapal Fregat Kemal Reis mengalami sangat parah, lambung kanan atas dekat geladak hingga ke tengah badan kapal jebol.

Kecelakaan itu terjadi pada 12 Agustus 2020. Hanya saja saat itu militer Turki membantahnya. Kedua kapal perang itu saling bertabrakan setelah Kapal Turki berusaha menghadang laju Kapal Yunani ketika yang sedang melaju di samping konvoi kapal-kapal perang Turki.

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Ketika itu lima kapal perang Turki sedang mengawal kapal eksplorasi seismik Oruc Reis di Meditariania Timur dan tepat di samping kanan konvoi muncul Kapal Fregat Yunani.

Kapal Fregat 'Kemal Reis' langsung mengadang dengan memotong laju Kapal Fregat 'Limnos'. Namun nahkoda Angkatan Laut Yunani tak dapat memutar haluan dan tombak kapal menerjang lambung kanan Kapal Fregat 'Kemal Reis'.

Setelah insiden itu, kedua kapal saling menjauh dan tak memicu konfrontasi senjata meskipun pasukan Angkatan Laut kedua negara dalam posisi siap tempur.

Ketegangan di Laut Mediterania Timur memuncak setelah Turki memutuskan melanjutkan eksplorasi survei seismik yang digagas Stasiun Antalya Navtex di selatan dan timur Pulau Kastellorizo Yunani. Proyek ini sempat ditunda Turki karena adanya tentangan dari Yunani terkait kesepakatan pada ZEE.

Malah belakangan Turki mendadak mengerahkan kapal-kapal perangnya dari Laut Hitam ke Laut Mediterania menyusul adanya kesepakatan antara Yunani dan Mesir terkait ZEE. Turki tak terima atas kesepakatan itu dan menggelar latihan perang dengan sandi operasi NAVTEX.

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut