Terbongkar, Pasukan Ukraina Sudah Tak Punya Rudal Jarak Jauh Buatan Amerika

VoxPop Militer: MGM-140 ATACMS (Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat)
Sumber :
  • Militarnyi

VoxPop – Angkatan Bersenjata Ukraina (AFU) dikabarkan telah kehabisan stok rudal jarak jauh buatan Amerika Serikat (AS). Senjata tersebut tak lain adalah MGM-140 ATACMS (Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat).

img_title Iran Siapkan RUU Larang Kapal AS dan Israel Melintas di Selat Hormuz

Menurut laporan yang dikutip VoxPop Militer dari The Associated Press (AP), seorang pejabat tinggi Amerika dan anggota Parlemen Ukraina (Verkhovna Rada), mengungkap fakta tersebut.

Dalam laporan lain yang dilansir VoxPop Militer dari Meduza, pejabat Amerika menyebut jika pasokan rudal ATACMS dari negaranya sudah habis sejak akhir Januari 2025 lalu.

img_title Menhub Pede Rusia dan China Bakal Investasi di Proyek Trans-Kalimantan

Apalagi, Amerika di bawah komando Presiden Donald Trump sempat menangguhkan bantuan militer ke Kiev.

VoxPop Militer: Rudal MGM-140 ATACMS buatan Amerika Serikat

Photo :
  • army.mil
img_title Netanyahu Buka Peluang Israel Serang Iran Tanpa AS, Negosiasi Nuklir Justru Masuki Tahap Lanjut

Hal ini tak lepas dari sikap Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, yang sebelumnya menolak upaya perdamaian yang diusung AS.

Militer Ukraina mulai menggunakan senjata buatan perusahaan Ling-Temco-Vought asal Amerika, sejak Oktober 2023. Adalah varian M39 Block I yang mulai dioperasikan oleh pasukan pimpinan Jenderal Oleksandr Syrskyi.

Amerika diprediksi tidak akan memasok lagi rudal ATACMS ke Ukraina. Pasalnya, Trump sangat menentang penggunaan rudal jarak jauh untuk menyerang wilayah Rusia.

Meskipun, Inggris yang merupakan sekutu tertua AS dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) mengizinkan militer Ukraina untuk melakukan hal tersebut. 

VoxPop Militer: Rudal MGM-140 ATACMS buatan Amerika Serikat (AS)

Photo :
  • defensenews.com

Bahkan, Inggris memasok rudal Storm Shadow yang dipakai pasukan Ukraina untuk membombardir fasilitas militer Rusia, mulai dari pangkalan udara, kapal perang hingga pabrik senjata.

Menurut pejabat Amerika tersebut, sejak agresi militer Rusia dilancarkan pada 24 Februari 2022, Amerika diklaim hanya mengirim kurang dari 40 unit rudal ATACMS.

Ilustrasi Bendera Iran

Iran Ancam Gelapkan Negara Teluk jika AS Serang, Pembangkit Listrik Jadi Target

Iran mengancam akan menyerang pembangkit listrik negara Teluk jika Amerika Serikat menyerang Iran. Ancaman ditujukan khususnya ke negara yang memiliki markas AS.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut