Negara NATO Siap Bangun Pangkalan Perang di Perbatasan Rusia

VoxPop Militer: Pasukan Khusus Angkatan Bersenjata Estonia
Sumber :
  • Northern European Armed Forces

VoxPop – Estonia, salah satu negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dikabarkan tengah merencanakan pembangunan pangkalan militer di perbatasan Rusia.

img_title Pendiri Telegram Terancam Penjara Seumur Hidup di Rusia, Ini Penyebabnya

Rencana pembangunan pangkalan militer berlokasi di kota Narva, yang berjarak sekitar 559,4 kilometer, dari kota Ivangorod, Oblast (Provinsi) Leningrad, Rusia.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Estonia, Mayor Jenderal Vahur Karus, mengonfirmasi proses pendirian pangkalan militer di kota tersebut.

img_title Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

"Estonia bermaksud mendirikan pangkalan militer di kota Narva, yang berbatasan dengan Rusia," ucap Karus dikutip VoxPop Militer dari Kantor Berita Rusia, RIA Novosti.

VoxPop Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata Estonia

Photo :
  • ERR/Priit Murk
img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

"Direncanakan untuk menempatkan unit-unit di Narva secara permanen, guna menormalkan kehadiran harian personel militer di kota tersebut," katanya.

Selain menempatkan sejumlah unit militer Estonia, Karus juga menyebut akan melakukan rotasi pasukan di berbagai unit di pangkalan Narva.

Nantinya, ada sekitar 200 hingga 250 personel militer Estonia yang akan ditempatkan di basis tersebut. Jumlah tersebut terdiri dari personel aktif, cadangan hingga wajib militer.

"Jika siklus pelatihan memungkinkan, unit yang diberangkatkan ke Narva dapat membawa serta pasukan cadangan untuk melaksanakan tugas tempur bersama," ujar Karus melanjutkan.

VoxPop Militer: Pasukan Angkatan Bersenjata Estonia

Photo :
  • Associated Press (AP)

Pada awal 2025, pemerintah Estonia mengalokasikan dana sebesar €30,5 juta, atau senilai dengan Rp578 miliar, untuk memperkuat perbatasan dengan Rusia.

Dari jumlah tersebut, €12,5 juta (Rp240,7 miliar) akan digunakan untuk membangun pesawat nirawak (drone), untuk memperluas kemampuan pengawasan.

Sementara, €18 juta (Rp346,6 miliar) dihabiskan untuk membangun infrastruktur militer. Militer Estonia akan membentuk rantai pertahanan, mencakup 600 bunker di mana 14 bunker akan rampung pada tahun ini.

Presiden RI Prabowo Subianto

Prediksi Prabowo: Perang Rusia-Ukraina Lebih Lama dari Perang Dunia II

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia kini berada dalam fase yang semakin rawan akibat konflik bersenjata yang terus meluas di berbagai kawasan

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut