Pasca Bentrok TNI dan Polri, Situasi Kasonaweja Dipastikan Aman

VoxPop Militer: Personel TNI di Papua
Sumber :
  • ABC News

VoxPop – Pasca bentrokan yang melibatkan personel TNI dan Polri, situasi di Kasonaweja, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua, berangsur pulih. Baik TNI dan Polri dengan segera melakukan penanganan berikut pembentukan tim investigasi guna menyelasikan konflik ini.

img_title TNI Buka Suara Soal Dugaan Prajurit Aniaya Polisi Hingga Tewas di Asrama Brimob Slipi

Bentrokan yang melibatkan anggota TNI dan Polri sebelumnya terjadi Minggu 12 April 2020. Akibat peristiwa itu, tiga orang anggota Brimob Polres Mamberamo tewas dengan luka tembak. 

Usai kejadian mengerikan itu, situasi kini berangsur kondusif. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XVII/Cendrawasih Kolonel CPL Eko Daryanto. 

img_title Masuk Bulan Agustus, Polri Pastikan Tak Ada Gangguan Kamtibmas di Pusat Ekonomi Nasional

"Situasi kondusif dapat terkendali," kata Eko kepada VoxPop Militer, Senin, 13 April 2020.

Eko menjelaskan, Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cendrawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab, dan Kepala Kepolisian Daerah Papua, Irjen. Pol. Paulus Waterpauw, sejak kemarin sudah turun langsung ke lokasi kejadian dan membuat tim investigasi gabungan untuk menyelidiki kasus ini.

img_title Polri Tepis Isu Bakal Ada Demo Besar-besaran Imbas Mal Dipasang Pagar, Pastikan Situasi Jakarta Kondusif

Selain itu, Eko juga menjelaskan, pasca insiden berdarah itu semua pihak sepakat untuk mencegah bentrok susulan terjadi. Baik pimpinan TNI dan Polri di wilayah Papua,  menginstruksikan kepada seluruh jajarannya masing-masing untuk tetap berada di masing-masing markas komando atau posnya.

"Tindakan yang sudah dilakukan, Danramil dan Danpos Satgas memberikan arahan ke Anggota Satgas 755/Yalet untuk standby di Pos. Kemudian, Pabung, Kabag Sumda, Kasat Intelkam dan Kapolsek Mamberamo Tengah juga memberikan arahan agar Anggota Polres Mamberamo Raya standby di Polsek Mamberamo Tengah," ujarnya.

Untuk diketahui, insiden memalukan yang terjadi kemarin itu ditenggarai masalah sepele, yaitu karena persoalan ongkos ojek yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Namun, siapa sangka persoalan sepele itu berujung pada perang antar aparat yang menyebabkan tiga anggota Polri meninggal dunia. 

Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Papua, Kompol.Anton Mampang sebelumnya menjelaskan, bentrokan yang terjadi di pertigaan Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah Kabupaten Mamberamo Raya itu karena kesalahpahaman antara oknum anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya. 

"Akibat kesalahpahaman tersebut tiga orang anggota Polri meninggal dunia an. Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias mengalami luka tembak di leher dan dada sebelah kiri dan Paha bagian kiri," kata Anton Ampang, Minggu 12 April 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut