Tragis, Suruh Babi Santet Istri Kopda Muslimin Mati Muntah-muntah

VoxPop Militer: PM di TKP.
Sumber :

VoxPop – Pelarian buronan kasus penembakan terhadap anggota Persit Kartika Chandra Kirana Komando Daerah Militer (Kodam) IV/Diponegoro, Kopral Dua Muslimin berakhir tragis.

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Bagaimana tidak, baru tiga hari ditetapkan sebagai buronan, prajurit TNI yang bertugas di  Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 15/Dahana Bhaladika Yudha, ditemukan tewas meregang nyawa di rumah orangtuanya di Desa Trompo, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal.

Informasi yang didapatkan VoxPop Militer, Kamis 28 Juli 2022, Kopda Muslimin tewas dengan cara yang benar-benar tragis. Dia mendadak sakit. Lalu setelah mengalami muntah-muntah, dia meregang nyawa.

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

“Jadi sempat pulang ke rumah orangtuanya, lalu minta maaf dan akhirnya muntah-muntah lalu meninggal dunia,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfhi di lokasi penemuan jenazah Kopda Muslimin.

Kopda Muslimin melarikan diri usai tim gabungan TNI Polri berhasil mengungkap kasus percobaan pembunuhan terhadap istrinya Rina Wulandari.

img_title Sebut Iran Makin Serius Negosiasi dengan AS, Trump Buka Suara soal Opsi Agresi Militer

VoxPop Militer :Buronan TNI

Photo :
  • Penerangan Kodam IV Diponegoro

Jadi Kopda Muslimin menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi nyawa Rina dengan cara menembak kepalanya. Untuk aksi jahat itu, dia membayar para pembunuh dengan imbalan Rp120 juta.

Dan dalam pengungkapan kasus ini, diketahui pula Kopda Muslimin bukan kali itu saja menyuruh Sugiono alias Babi untuk membunuh Rina. Dia pernah menyuruh pembunuh bayaran itu untuk menghabisi nyawa istrinya dengan berbagai cara.

Mulai dari meracuninya, membunuh dengan modus pencurian hingga ke dukun untuk kirim santet. Bahkan dalam kasus penembakan itu, Kopda Muslimin memerintahkan untuk menembak kepala istrinya.

Sementara itu terkait kematian Kopda Muslimin, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman akan mengerahkan tim untuk melakukan pemeriksaan untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya.

Baca: Innalillahi, Prajurit TNI Meninggal saat Berjuang Atasi Derita Warga

VoxPop Militer: Ilustrasi militer.

Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Petisi masyarakat sipil meminta pemerintah menghentikan seluruh pelibatan militer dalam ranah sipil dan berfokus pada fungsi pertahanan semata ditandatangani Rabu.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut