Ultimatum Keras Laksamana TNI Yudo Margono Buat Kapal Perang Asing di Natuna

VoxPop Militer: Laksamana TNI YM
Sumber :
  • Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut

VoxPop – Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengeluarkan ultimatum keras bagi kapal-kapal perang asing yang nekat berulah di wilayah perairan kedaulatan NKRI di Natuna.

img_title Terungkap Alasan Trump Setop Serangan ke Iran Usai Gempuran Selama 13 Hari Beruntun

Menurut Laksamana TNI Yudo Margono, dia siap mengerahkan kapal-kapal perang TNI untuk menghadapi kapal perang militer asing dan kapal coast guard apabila melanggar aturan.

Laksamana TNI Yudo mengatakan, memang baik kapal coast guard maupun kapal perang militer asing boleh dengan bebas berlayar melintas di ZEE.

img_title AS Kaji Rencana Agresi Besar-besaran ke Iran Demi Rebut Uranium yang Diperkaya

Namun, akan jadi permasalahan dan akan ditindak tegas oleh TNI Angkatan Laut jika kapal-kapal asing itu berhenti atau lego jangkar, apalagi jika sudah berani-berani mengganggu nelayan Indonesia yang sedang beraktivitas di ZEE.

VoxPop Militer: Laksamana TNI YM

Photo :
  • Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut
img_title Sebut Iran Makin Serius Negosiasi dengan AS, Trump Buka Suara soal Opsi Agresi Militer

Dan mantan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan pertama itu menyatakan bahw selama dirinya masih menjabat KSAL, maka dia memastikan Natuna aman.

Ultimatum ini dikeluarkan Laksamana TNI Yudo Margono terkait beredar isu dan informasi adanya gangguan yang dilakukan kapal asing kepada nelayan Indonesia di ZEE Natuna.

Berikut pernyataan lengkap KSAL, Laksamana TNI Yudo Margono dilansir VoxPop Militer, Senin 11 Oktober 2022 dari cuplikan video Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut:


'Ya nanti kita cek dulu nelayan mana yang laporan tentunya mereka sudah kita sampaikan kalau ada hal seperti itu sampaikan kepada kapal kita atau Lanal Ranai atau Danguspurla (Komandan Gugus Tempur Laut-red) kan selalu berada di sana.

Kalau ada coast guard, kapal perang yang melintas di ZEE itu adalah dalam freedom navigation. Jadi berlayar bebas selama dia tidak berhenti, lego jangkar apalagi sampai mengusir nelayan kita. Itu nanti akan berhadapan dengan kita kalau sampai seperti itu. Secara diplomatik nanti akan saya protes, secara nyata pasti akan kita hadapi dengan kapal kita. Karena enggak boleh mereka mengusir kapal  kita di ZEE kita. Kalau saya masih di sini berarti Natuna, aman.'

Lihat video pernyataan KSAL di tautan VoxPop Militer ini:

Baca: Enam Pejabat TNI Kodam Udayana Diganti, 4 Orang Berpangkat Kolonel

VoxPop Militer: Ilustrasi militer.

Ratusan Organisasi dan Tokoh Masyarakat Teken Petisi Tolak Militer di Ranah Sipil

Petisi masyarakat sipil meminta pemerintah menghentikan seluruh pelibatan militer dalam ranah sipil dan berfokus pada fungsi pertahanan semata ditandatangani Rabu.

img_title
VoxPop.co.id
29 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut