KSAL Muhammad Ali: Marinir Adalah Tentara Rakyat, Haram Menyakiti Hati Rakyat
- Dispenal
“Pimpinan TNI AL akan sangat mendukung rencana Korps Marinir untuk mengakuisisi kendaraan pendarat amfibi, kendaraan taktis tempur, maupun sistem senjata yang lebih modern dan handal untuk menjadi elemen kekuatan Korps Marinir sehingga memiliki kemampuan ship to objective manuver dalam mendukung tugas-tugas TNI AL," kata Laksamana TNI Muhammad Ali.
Untuk diketahui, Upacara Militer dan Parade Defile dalam rangka memperingati HUT Ke-78 Korps Marinir kali ini melibatkan 3.500 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang terbagi menjadi 4 Satuan Setingkat Brigade.
Dalam upacara tersebut yang bertugas sebagai Komandan Upacara adalah Kolonel Marinir Argo Setiyono yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Brigade Infanteri-2 Marinir.
Dalam peringatan HUT ke-78 Korps Marinir tahun 2023 yang mengusung tema “Korps Marinir yang Profesional, Tangguh dan Digdaya Terus Melaju Untuk Indonesia Maju." yang turut dihadiri masyarakat yang tinggal di sekitar Komplek Marinir Cilandak itu juga menampilkan beberapa atraksi dari prajurit Korps Baret Ungu, antara lain adalah Beladiri Korps Marinir (Chadrick), Memanah Jalasenastri, Kolone Pedang, Rampak Beduk, Drum Band Korps Marinir dan Defile Pasukan dan Material.
Selain itu, peringatan HUT Ke-78 Korps Marinir TNI AL kali ini juga mempamerkan
kendaraan dan material tempur andalan Korps Marinir, diantaranya adalah Kendaraan Sub Skimer, PWC, ELSV, ATAV, Chamber, Searider, Tank BMP 3F, PT 76, BTR 4, BTR 50, Kapa K 61, LVT 7 A1, BV 2, RM 70 Grad, MLRS Vamoire, MLRS Nourinco, How 105, How 122, Twin Gun, Tatra Amo, Aligator, KIA, Rubican, Ransus, Reo, Liaz, Ranbeng, Ran Durlap, Opleger, Komob, Ambulance, Mobil Patwal, Motor Patwa, Mobil Ranger dan 13 unit Unimog.
