Pengendara di Malaysia Tetap Nikmati BBM Murah

Warga Malaysia isi BBM di SPBU
Sumber :
  • Paultan

Kuala Lumpur, VoxPop – Memanasnya konflik di Timur Tengah kembali memunculkan kekhawatiran terhadap harga minyak dunia. Ketegangan geopolitik di kawasan yang menjadi salah satu pusat produksi minyak global itu berpotensi mengganggu pasokan energi dan mendorong kenaikan harga bahan bakar minyak atau BBM di berbagai negara.

img_title Harga Pertamax Turun Jadi Rp 15.950 per Liter Mulai 1 Agustus 2026, Intip Daftar Lengkapnya

Saat banyak pemerintah bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan harga energi dengan mengurangi subsidi atau menaikkan harga BBM, Malaysia justru memilih langkah berbeda.

Negara tetangga Indonesia itu mengaku pernah menggelontorkan subsidi dalam jumlah sangat besar agar harga BBM tetap terjangkau bagi masyarakat ketika dunia menghadapi krisis energi dan lonjakan harga minyak.

img_title Resmi Lawan Brasil, India Tak Berniat Kalahkan Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengatakan pemerintahnya tidak setuju menaikkan harga BBM meski saat itu biaya subsidi terus membengkak akibat kenaikan harga minyak dunia.

Menurutnya, pemerintah lebih memilih menanggung beban tersebut dibanding membebankannya kepada masyarakat melalui kenaikan harga bahan bakar.

img_title Pilot Malaysia Pembawa 25 Kg Ekstasi ke Jakarta Ternyata Sudah 3 Kali Selundupkan Narkotika

"Ketika harga minyak naik, kami membayar 5 miliar ringgit, 3 miliar ringgit per bulan, kemudian meningkat menjadi 7 miliar ringgit per bulan sebelum turun menjadi 4 miliar ringgit per bulan," kata Anwar, dikutip VoxPop Otomotif dari Paultan, Senin 8 Juni 2026.

Nilai tersebut setara dengan puluhan triliun rupiah setiap bulan. Jika subsidi sebesar 3 miliar ringgit diberikan selama 10 bulan, total anggaran yang harus disiapkan pemerintah mencapai 30 miliar ringgit.

Anwar menjelaskan dana tersebut diperoleh melalui penghematan anggaran dan upaya menekan kebocoran keuangan negara. Karena itu, pemerintah tidak perlu menambah utang untuk mempertahankan subsidi energi.

Ia juga menolak usulan sejumlah pihak yang meminta pemerintah berutang demi menjaga harga BBM tetap murah. Menurutnya, utang yang dibuat saat ini pada akhirnya akan menjadi beban generasi mendatang. Karena itu, pemerintah memilih mencari solusi lain tanpa menambah kewajiban negara.

Pernyataan tersebut kembali menjadi sorotan ketika harga minyak dunia berpotensi mengalami tekanan akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat banyak negara harus menyiapkan berbagai skenario untuk menjaga stabilitas ekonomi domestik, termasuk terkait harga BBM.

Timnas Malaysia

Jadwal Piala AFF 2026 Hari Ini: Thailand Vs Malaysia, Duel Penentu Calon Lawan Timnas Indonesia di Semifinal

Thailand dan Malaysia akan bersua dalam laga lanjutan Piala AFF 2026 pada Sabtu (1/8/2026) ini. Hasil dalam pertandingan ini bisa menentukan calon lawan Timnas Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut