Mesin Andalan Harley-Davidson akan Pulang Kampung

Motor Harley-Davidson
Sumber :
  • VoxPop/Yunisa

Milwaukee, VoxPop – Harley-Davidson kembali membuat gebrakan yang cukup mengejutkan di industri roda dua global. Setelah beberapa tahun memproduksi sebagian komponen dan mesin di luar Amerika Serikat, pabrikan motor legendaris tersebut memutuskan untuk memindahkan kembali produksi mesin Revolution Max ke negara asalnya.

img_title Harley-Davidson Bawa Dua Motor Edisi Terbatas ke GIIAS, Ini Keistimewaannya

Langkah ini menjadi salah satu perubahan terbesar yang dilakukan Harley-Davidson dalam beberapa tahun terakhir. Mesin Revolution Max sendiri bukan produk sembarangan karena menjadi jantung pacu sejumlah model modern andalan mereka.

Mesin V-Twin berkapasitas 1.250 cc tersebut saat ini digunakan pada Pan America, Nightster, hingga Sportster S. Bahkan mesin yang sama juga dikabarkan akan menjadi basis bagi beberapa model baru yang tengah dipersiapkan perusahaan.

img_title Mesin Toyota 2TR dan 2GD Masuk Ruang Praktik

Disadur VoxPop Otomotif dari Rideapart, Rabu 10 Juni 2026, keputusan memulangkan produksi mesin ke Amerika Serikat dinilai menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkuat identitas merek sekaligus meningkatkan efisiensi operasional jangka panjang.

Harley-Davidson berencana memindahkan proses permesinan, perakitan powertrain, pengecatan, hingga perakitan akhir kendaraan ke fasilitas mereka di Wisconsin dan Pennsylvania. Proses transisi akan dimulai secara bertahap sebelum unit dengan mesin produksi Amerika mulai hadir sebagai model tahun 2028.

img_title Bahlil Jamin B50 Cocok untuk Kendaraan Produksi Pabrikan Asia maupun Eropa

Langkah tersebut menarik perhatian karena selama beberapa tahun terakhir banyak produsen otomotif justru memanfaatkan fasilitas produksi di berbagai negara untuk menekan biaya manufaktur. Harley-Davidson kini mengambil arah berbeda dengan membawa kembali salah satu komponen terpenting motornya ke dalam negeri.

Bagi Harley-Davidson, keputusan ini bukan hanya soal lokasi produksi. Perusahaan juga ingin memperkuat citra sebagai merek motor Amerika yang selama lebih dari satu abad identik dengan industri manufaktur domestik.

Perubahan tersebut terjadi di tengah upaya perusahaan membalikkan kondisi bisnis yang sempat menghadapi berbagai tantangan. Dalam beberapa tahun terakhir, Harley-Davidson berusaha mencari formula baru untuk menjangkau konsumen yang lebih muda melalui produk-produk modern seperti Pan America dan keluarga Sportster terbaru.

Menariknya, mesin Revolution Max justru menjadi simbol transformasi Harley-Davidson. Berbeda dari mesin V-Twin tradisional yang selama puluhan tahun menjadi ciri khas mereka, Revolution Max hadir dengan teknologi lebih modern, pendingin cairan, tenaga lebih besar, dan karakter yang ditujukan untuk bersaing di segmen global.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut