5 Alasan Mitsubishi New Xforce HEV Layak Dilirik sebelum Membeli SUV Hybrid
- Mitsubishi
Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi yang terasa lebih linear dan responsif, terutama saat mulai bergerak dari posisi diam. Selain itu, dengan kapasitas tangki bahan bakar 42 liter, Mitsubishi New Xforce HEV diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam kondisi pengujian tertentu, meski hasilnya tetap bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.
3. Kabin Lebih Nyaman untuk Mobilitas Sehari-hari
Selain menghadirkan teknologi elektrifikasi, Mitsubishi Motors juga melakukan berbagai penyempurnaan pada sisi kenyamanan. Mitsubishi New Xforce HEV dibekali kabin yang dirancang untuk mendukung aktivitas harian maupun perjalanan bersama keluarga.
Beberapa fitur yang tersedia meliputi frameless panoramic roof, pengaturan kursi belakang dengan delapan konfigurasi kenyamanan, Dual Auto A/C dengan Nanoe X, hingga Power Driver Seat. Pada varian Premium juga tersedia Dynamic Sound Yamaha Premium, Power Tailgate, Wireless Charger, dan Ambient Lighting yang membuat suasana kabin terasa lebih modern.
4. Fitur Keselamatan Semakin Lengkap
Bagi banyak konsumen, teknologi keselamatan menjadi salah satu pertimbangan utama saat memilih SUV. Mitsubishi New Xforce HEV telah dibekali berbagai fitur bantuan pengemudi yang dirancang untuk meningkatkan rasa percaya diri di balik kemudi.
Di antaranya terdapat Forward Collision Mitigation (FCM), Adaptive Cruise Control (ACC) dengan Low Speed Follow, Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Lane Change Assist (LCA), Automatic High Beam (AHB), serta Multi Around Monitor (MAM). Kombinasi fitur tersebut membantu pengemudi lebih waspada saat berkendara di berbagai situasi.
5. Fleksibel Menghadapi Berbagai Kondisi Jalan
Mitsubishi New Xforce HEV juga menawarkan tujuh mode berkendara yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Selain mode Normal, Wet, Gravel, dan Mud, Mitsubishi menambahkan tiga mode baru, yakni Tarmac, EV Priority, dan Charge.
Mode EV Priority memungkinkan kendaraan lebih memprioritaskan penggunaan tenaga listrik pada kondisi tertentu, sedangkan Charge Mode membantu mengisi daya baterai sesuai kebutuhan. Adapun Tarmac Mode memberikan karakter berkendara yang lebih responsif saat melintasi jalan beraspal, sehingga pengemudi dapat menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi perjalanan.
