Pengembangan Mobil Baru Honda di China Kini Dipimpin Tim Lokal

Pabrik GAC Honda di Tiongkok
Sumber :
  • HPM

Beijing, VoxPop – Honda mengubah strategi pengembangan produknya di China sebagai upaya mengejar ketertinggalan dari merek-merek otomotif lokal yang semakin agresif di pasar kendaraan listrik. Jika sebelumnya peran besar berada di Jepang, kini pengembangan model baru untuk pasar China akan dipimpin oleh tim yang berbasis di negara tersebut.

img_title Dikira Limbah Biasa, Sorgum Ternyata Bisa Disulap Jadi Bahan Bakar

Langkah ini menjadi bagian dari strategi baru Honda bersama mitra usahanya, GAC Honda. Dalam dua tahun ke depan, keduanya berencana meluncurkan empat kendaraan elektrifikasi baru yang terdiri dari dua mobil listrik murni dan dua model hybrid khusus untuk pasar China.

Disadur VoxPop Otomotif dari Carscoops, Jumat 7 Agustus 2026, perubahan tersebut dilakukan setelah penjualan Honda di China terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Persaingan yang semakin ketat dari produsen lokal seperti BYD, Geely, hingga Aion membuat pabrikan Jepang itu harus mengubah pendekatan dalam mengembangkan produk.

img_title Terpopuler: Mobil Listrik Makin Murah, Impresi Suzuki XL7 Hybrid, hingga Perang Harga Kendaraan

Alih-alih mengandalkan tim di Jepang, Honda kini memberi peran lebih besar kepada tenaga lokal. Tim pengembangan di China akan bertugas menentukan kebutuhan konsumen setempat, termasuk merancang fitur konektivitas yang sesuai dengan kebiasaan pengguna di negara tersebut.

Strategi ini dinilai penting karena pasar otomotif China berkembang sangat cepat, terutama di segmen kendaraan listrik. Produsen lokal mampu meluncurkan model baru dalam waktu singkat, sementara merek-merek global dinilai lebih lambat beradaptasi dengan perubahan tren.

img_title Kabin Senyap Jadi Daya Tarik Baru Mobil Listrik Premium

Selain memperkuat tim riset dan pengembangan, Honda dan GAC juga berencana mengintegrasikan rantai pasok di China. Langkah tersebut ditargetkan mampu memangkas biaya produksi hingga 50 persen, mengurangi waktu pengembangan kendaraan baru, serta meningkatkan efisiensi produksi sekitar 20 persen.

Di sisi jaringan penjualan, GAC Honda juga akan memanfaatkan jaringan dealer dan layanan purna jual milik GAC. Perusahaan menargetkan pembukaan lebih dari 1.000 titik penjualan baru untuk memperluas jangkauan di pasar domestik.

Perubahan strategi ini tak lepas dari merosotnya penjualan Honda di China. Pada 2020, GAC Honda masih mampu menjual sekitar 807 ribu unit kendaraan. Namun pada 2025 angkanya turun menjadi sekitar 352 ribu unit.

Kondisi tersebut berlanjut pada tahun ini. Selama tujuh bulan pertama 2026, penjualan GAC Honda dilaporkan hanya sekitar 80 ribu unit atau merosot sekitar 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut