Mobil Kencang Buatan Kroasia Sengaja Ditabrakin, Ini Tujuannya 

Hypercar listrik Rimac Concept Two diuji tabrak.
Sumber :
  • Carscoops

VoxPop –Sebelum meluncurkan produk, biasanya pabrikan otomotif melakukan beragam pengujian di kendaraannya. Salah satu tahap yang harus dilewati oleh mobil baru sebelum resmi dijajakan, yakni uji tabrak.

img_title Chery Perkenalkan Tiggo V dari Hasil Riset 2 Tahun di Indonesia

Uji tabrak penting dilakukan, guna mengetahui kemampuan dan fungsi-fungsi dari fitur keamanan ketika bertugas melindungi pengemudi maupun penumpang saat berkendara. Lebih jauh, proses ini dilakukan sebagai bahan evaluasi terhadap produk yang dijual.

Pengujian ini juga dilakukan oleh produsen otomotif Rimac. Pabrikan asal Kroasia itu diketahui sudah melakukan uji tabrak untuk produk rancangannya bernama Concept Two. 

img_title 5 SUV Bergaya Sporty yang Mencuri Perhatian di GIIAS 2026

Diketahui Rimac Concept Two, memiliki empat motor listrik dengan tenaga keseluruhan mencapai 1.888horsepower, dan torsi 2.300Newtonmeter. Mobil mampu berakselerasi dari 0 sampai 96 kilometer per jam, hanya 1,85 detik. Kecepatan tertingginya mencapai 412km/jam.

Melansir dari Carscoops, Selasa 3 November 2020, total ada sebelas unit purwarupa mobil Rimac Concept Two, untuk mendapatkan homologasi sebelum nantinya bisa diproduksi. Ini menyusul rencananya untuk memasarkan produk secara massal.

img_title Honda Buka Harga Super One, Klaim Sudah Banyak yang Pesan

Meski dirancang sebagai hypercar, proses uji tabrak dilakukan dalam kecepatan rendah, yakni 40 kilometer per jam. Hasilnya, 40 persen bagian eksterior mobil listrik ini dikategorikan rusak.

Tak hanya sekali, produsen mobil Eropa itu kemudian melakukan tes untuk produk Concept Two di kecepatan lebih tinggi, yakni 56 kilometer per jam. Usai tabrakan, terlihat kendaraan ini mengalami kerusakan parah di berbagai bagian eksterior.

Menariknya, Rimac mengklaim risiko cedera pada orang di kabin sangat rendah. Pabrikan mobil Eropa itu menyebut tidak ada kerusakan pada kerangka monokok yang dibuat dari bahan serat karbon, serta komponen pelindung lainnya.

Baca juga: Modal Tampang dan Fitur Canggih, Seberapa Laris Toyota Fortuner Baru?

Ilustrasi mobil listrik / cas kendaraan listrik

Mobil Listrik Sudah Murah Tapi Konsumen Masih Ragu, Ternyata Ini Biang Keroknya

Harga mobil listrik makin terjangkau, namun bukan itu yang membuat konsumen ragu. Ekonom Josua Pardede mengungkap hambatan terbesar adopsi EV di Indonesia.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut