Pembangunan Pabrik Mobil Listrik Diusik Premanisme, Moeldoko: Tumpas Saja

Ketua Umum Periklindo Moeldoko
Sumber :
  • KSP

Jakarta, VoxPop –  Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Moeldoko memberikan tanggapannya perihal pabrik BYD yang pembangunannya diganggu oleh premanisme berkedok ormas. Maka itu, dirinya berharap tak ada lagi gangguan dari oknum-oknum tersebut agar investasi berlangsung lancar.

img_title Produksi Lokal Mobil Elektrifikasi Kian Diperkuat, Menperin Beri Apresiasi

Moeldoko pun mendukung Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk menumpas tindakan premanisme yang dapat mengganggu investasi, dalam hal ini menyinggung kasus premanisme yang terjadi pada pembangunan fasilitas manufaktur BYD di Subang, Jawa Barat.

“Saya mendukung apa yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, tumpas saja itu,” ujar Moeldoko di Jakarta, dilansir dari Antara.

img_title Tak Banyak yang Sadar, BYD M6 EV Kini Diproduksi di Indonesia

Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu menyayangkan tindak premanisme yang terjadi pada pembangunan pabrik yang digadang-gadang akan menjadi pabrik otomotif terbesar di ASEAN tersebut.

Menurut dia, alih-alih mengganggu, masyarakat seharusnya turut ambil andil dalam menciptakan iklim investasi yang baik, sebab dengan hadirnya investasi akan terbuka pula lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

img_title Mampukah BYD Menggeser Dominasi Toyota di Dunia?

“Saya mengimbau supaya di tengah situasi iklim dunia usaha yang relatif perlu perhatian, maka kita semua, masyarakat Indonesia harus menciptakan iklim investasi yang baik, jangan sampai pengangguran makin banyak tapi malah, di satu sisi kan ironis, kita perlu peluang untuk bekerja, ada orang (investor) datang memberikan peluang, diganggu sama yang lain. Nah ini enggak benar,” Moeldoko menambahkan.

Selain itu, Moeldoko juga mengungkapkan bahwa pabrik Vinfast asal Vietnam yang berlokasi sama dengan BYD mendapatkan hal serupa dari ormas.  Pihak Moeldoko pun sudah melakukan penanganan perihal insiden tersebut.

Diler BYD di Slipi, Jakarta Barat

Photo :
  • VoxPop/Yunisa Herawati

"Bukan hanya BYD, saya juga pernah mendapat laporan dari VinFast mengenai gangguan-gangguan saat pembangunan pabriknya. Saya sudah bantu komunikasikan langsung ke wilayah setempat,” ujar Moeldoko dikutip VoxPop Otomotif belum lama ini.

Diketahui, PT BYD Motor Indonesia berkomitmen akan investasinya di Tanah Air dengan membangun pabrik di kawasan Subang, Jawa Barat. Sayangnya, pabrik yang akan beroperasi awal 2026 mendatang itu sempat diganggu oleh ormas (organisasi masyarakat) yang bertindak premanisme.

Hal tersebut diungkap oleh Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno di akun instagram miliknya. Pejabat dari Fraksi PAN ini pun meminta pemerintah untuk menindak tegas permasalahan ini, agar perusahaan luar tak takut untuk berinvestasi di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut