Agar Vespa Matic Aman saat Ditinggal Lama Mudik, Lakukan 7 Hal Ini
- Scooter VIP
Jakarta,, 6 April 2024 – Bagi anda pemilik Vespa matic dan berencana meninggalkannya cukup lama di rumah karena mudik, lakukan beberapa hal penting ini. Demi membuat Vespa Anda tetap aman dan tenang saat tak memakainya dalam jangka waktu lama.
Sebab, jangan sampai kendaraan yang ditinggal mudik malah membuat masalah setibanya Anda pulang dari mudik nanti. Radyan Mahandya Putra dari Scooter VIP kasih tips jika meninggalkan Vespa Matic di rumah saat mudik lebaran yang patut Anda lakukan.
1. Kunci stang
Pencurian di masa mudik Lebaran menjadi salah satu momok menakutkan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Oleh karena itu, agar vespa matic tidak menjadi incaran maling, jangan lupa mengunci stang, menggunakan alarm dan pengaman tambahan di disk brake. Meskipun tidak menjamin 100 persen aman, namun, dengan adanya pengamanan tambahan, maling akan kesulitan membobolnya.
2. Lepas aki motor
Vespa matic yang ditinggal lebih dari seminggu bisa menimbulkan masalah pada bagian kelistrikan, terlebih jika ditinggal lama dan jarang dipanasi. Aki yang terus menerus terpasang pada motor tanpa dipanaskan dapat menurunkan performanya.
Biasanya hal ini ditandai dengan sulit distarter saat akan dipergunakan kembali. Terutama kalau vespa matik yang produksi dibawah tahun 2019, ditakuti bisa timbul distrosi kelistrikan. Maka dari itu sangat disarankan untuk mencopot aki pada vespa matik apabila ditinggal lama oleh pemiliknya,
3. Service berkala
Sebelum ditinggal untuk mudik oleh pemiliknya, ada baiknya lakukan service berkala di bengkel vespa matic terdekat dan gantilah pelumas mesin maupun pelumas gardan dengan tujuan agar vespa matic lebih mudah dihidupkan saat akan dipergunakan kembali untuk beraktifitas sekembalinya dari mudik panjang.
4. Gunakan standar tengah dan alasi dengan karpet/keset
Saat mempersiapkan vespa matic untuk ditinggal lama, baiknya jangan lupa juga untuk menggunakan standar tengah atau center stand dialasi dengan alas keset/karpet. Hal ini agar motor dalam keadaan balance sehingga tidak mudah terjatuh jika terjadi sesuatu kejadian di luar dugaan seperti bencana alam contohnya gempa kecil agar tidak terjadi friksi kasar pada permukaan lantai garasi rumah.
