Perilaku Aneh Ngidam, Antara Medis dan Sugesti

Ilustrasi ibu hamil.
Sumber :
  • Stocksnap

Web MD menyebut bahwa Pica adalah gangguan makan yang menyebabkan penderitanya memiliki keinginan untuk terus menerus mengonsumsi ‘kotoran’ atau benda-benda yang tak memiliki nilai gizi bahkan tak layak makan seperti kapur, busa, sabun, pasir, cat kering, dan lain-lain.

img_title Waspada, Bulimia Terjadi karena Obsesi Ingin Kurus

Ngidam bukan berarti pica

Pica adalah gangguan makan. Sedangkan wanita hamil yang ngidam belum tentu mengalami pica.

img_title Penderita Celiac Dipastikan Mengidap Anoreksia, Benarkah?

Untuk mengenali pica saat hamil, bisa dicermati dari kebiasaan makan dan apa saja yang dikonsumsinya termasuk saat mengalami ngidam. Di lain sisi, ngidam bukan dikategorikan sebagai kondisi medis melainkan sebuah faktor budaya dan kebiasaan.

"Ngidam itu dipengaruhi oleh dua hal yaitu psikis dan hormon di tubuh. Yang paling sering karena adanya pelepasan faktor endorfin yang memicu sisi psikis wanita hamil, untuk menginginkan makanan tertentu," ujar spesialis kandungan, dr. Damar Prasmusinto, SpOG (K), kepada VoxPop di Kuningan, Jakarta.

img_title Kenali Kepribadian yang Rentan Alami Gangguan Makan

Menurutnya Hormon endorfin inilah yang kemudian mencetuskan timbulnya peptida opioid endokrin (poe), untuk akhirnya memicu rasa ketagihan pada makanan tertentu. 

Selain ketagihan makanan, wanita hamil juga cenderung mengalami 3 hal yang mudah dikenali.

1. Banyak mau

Biasanya saat hamil, kemauan ibu hamil cenderung semakin banyak. Faktanya, hal itu bukan mitos. Kondisi itu dipicu oleh adanya ekspektasi yang begitu tinggi, serta keinginan yang terbaik untuk janin sehingga membuat keinginan ngidam semakin beragam.

"Ibu hamil banyak maunya saat ngidam, bahkan biasanya lebih beragam keinginannya. Pengaruh masyarakat dan kebudayaan juga biasanya," jelasnya.

2. Mood swing

Mitosnya, ngidam memicu perubahan emosi yang begitu cepat pada ibu hamil. Fakta yang ada, mood swing bukan dipengaruhi oleh ngidam, melainkan oleh perubahan hormon yang ada. Selain itu, perubahan image tubuh juga memicu perasaan marah terus menerus pada ibu.

"Ada perubahan bentuk tubuh karena hamil, akhirnya membuat ibu jadi merasa khawatir dengan imej tubuhnya dan membuat mood berubah-ubah," ujarnya.

3. Serba bergantung

Saat ngidam, seringkali membuat ibu hamil lebih bergantung pada suami. Kenyataannya, hal itu dipengaruhi oleh karakteristik pribadi seseorang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut