Perilaku Aneh Ngidam, Antara Medis dan Sugesti
- Stocksnap
Bahkan hingga kini, pica diklasifikasikan sebagai perilaku normatif di beberapa kebudayaan sebagai bagian dari keyakinan magis, metode penyembuhan, dan seremoni keagamaan.
Peneliti sekaligus pekerja sosial, Kevin Grisby mempelajari bahwa wanita 'kulit hitam' yang melakukan Geophagia di Georgia. Berdasarkan penelitian tersebut ia mengambil kesimpulan bahwa pica sama kunonya dengan ras manusia dan dipraktikkan oleh budaya di seluruh dunia dan sering digunakan sebagai obat tradisional untuk mengidam dan mengurangi efek samping dari kehamilan.
Dari Australia ke Afrika, Timur Tengah sampai Mississippi, para wanita meyakini bahwa mineral yang ditemukan di tanah dapat meningkatkan kesuburan, melengkapi makanan mereka dan membantu mengatasi mual pada trimester pertama.
Selain itu di beberapa tempat, mengonsumsi kotoran tertentu pada wanita hamil justru mampu melindungi pencernaan dari racun, parasit dan bakteri pathogen.
![]()
Pica juga diyakini memiliki sisi terapi. Orang-orang Yunani kuno memakannya untuk melawan berbagai penyakit.
Suku Nigeria juga pernah tercatat melakukan perjalanan jauh ke daerah khusus di dekat danau Chad untuk mendapatkan 'kanwa', jenis tanah tertentu yang mereka konsumsi dan juga memberi makan ternak mereka. Dalam banyak budaya lain diyakini bahwa pica akan memperbaiki kekurangan mineral.
Pada tahun 1997, ilmuwan Kanada menganalisis tanah di tiga wilayah di mana geophagia lazim dilakukan. Pertama di North Carolina, yang lainnya ada di China dan Zimbabwe. Hasilnya, mereka menemukan bahwa tanah di tempat-tempat ini kaya akan yodium, zat besi, kalsium, potassium dan kaolinite yang bertindak sebagai pencegah diare atau antidiarrheal yang manjur.
Geophagia juga dilakukan dalam kondisi religius. Di New Mexico, misalnya, lebih dari 300.000 orang mengunjungi El Santuario de Chimayo setiap tahun. Di sana ada kekuatan penyembuh yang dipercayai berasal dari tanah.
Di tempat suci umat Katolik yang disebut 'Lourdes of America' ini, para pengunjung yang sengaja datang untuk berdoa akan disuapi sesendok tanah yang diambil dari lubang tempat sebuah salib kecil yang pernah dikubur pada 1810 silam.
