Perilaku Aneh Ngidam, Antara Medis dan Sugesti

Ilustrasi ibu hamil.
Sumber :
  • Stocksnap

"Kalau orangnya memang cenderung depending, biasanya ngidam lebih bergantung sama suami. Tapi kalau yang karakteristiknya tidak terlalu bergantung, ngidamnya lebih santai," kata dia.

img_title Ibu Hamil Ngidam Makanan Aneh, Ketahui Penyebabnya

Lebih lanjut ia juga mengungkapkan untuk kasus ngidam yang dibarengi kondisi keinginan makan 'yang aneh-aneh' justru patut di waspadai sebagai gangguan makan yang lebih serius, maka sebaiknya perlu penanganan lebih lanjut agar tidak berdampak pada janin.

“Gangguan makan dapat memengaruhi janin selain menyebabkan malnutrisi karena tidak ada gizinya. Dorongan untuk konsumsi benda seperti plastik, cat, kapur pasti memiliki sifat toksik. Hal ini bisa sangat berbahaya bagi ibu dan janinnya.”

img_title Wanita Ini Ngidam Kapur Tulis Sebagai Camilan

Ilustrasi wanita hamil.

Bagaimana mendiagnosis penderita gangguan makan pica?

img_title Tak Pede Bentuk Tubuh Picu Gangguan Pola Makan Remaja

Tak hanya ibu hamil, pica ternyata juga bisa terjadi pada anak-anak. Web MD menyebut bahwa gangguan ini juga bisa terjadi ketika mereka kekurangan kasih sayang dan perhatian dan terkait masalah gizi.

Banyaknya penyebab pica bisa terjadi karena faktor lingkungan, nutrisi, sosioekonomi, fisiologi, budaya, dan psikiatri. 

Sebelum membuat diagnosis, dokter akan melakukan serangkaian tes untuk mengetahui adanya gangguan lain, seperti keterbelakangan mental, cacat perkembangan, atau gangguan obsesif-kompulsif sebagai penyebab perilaku makan yang aneh. 

Jika telah positif pica, selanjutnya dilakukan lagi rangkaian tes untuk mendeteksi akibat yang ditimbulkan misalnya anemia, penyumbatan di usus, atau toksisitas potensial dari zat yang tertelan. Dokter juga mungkin menguji kemungkinan infeksi yang disebabkan oleh makan item yang terkontaminasi bakteri atau organisme lainnya. Jika gejala hadir, dokter akan memulai evaluasi dengan melakukan riwayat kesehatan lengkap dan pemeriksaan fisik. 

Pica budaya kuno yang ditemukan di banyak kultur

Gangguan makan 'pica' ternyata sudah ditemukan sejak ribuan tahun lalu. Washingtonpost menulis bahwa pica telah ada di catatan medis kuno sejak 1563. 

Namun sebutannya bukan pica. Di selatan Amerika Serikat, pada era 80-an, orang menyebutnya geophagia. Biasanya kondisi ini dialami kaum budak. 

Geophagia sama dengan pica, di mana orang yang mengidapnya memakan tanah liat. Sejak abad 16 hingga abad 20, pica lebih dikenal sebagai gejala kelainan lain bukan kelainan spesifik. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut